PILIHAN
Lanud Rsn Pekanbaru Selamatkan 88 Anak SD Angkasa dari Bakteri Difetri
PEKANBARU, Riauin.com - Sebanyak 88 anak Sekolah Dasar (SD) Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru mendapatkan vaksinasi Difetri gratis. Vaksinasi ini untuk menanggulangi penyakit mematikan yang bisa menyerang siswa. Vaksinasi dilakukan bertahap.
Acara yang digelar ini sekaligus masuk di program nasional dalam rangka bulan Imunisasi anak sekolah, yang bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Kamis (1/2/2018) pagi.
Persatuan Istri Angkatan (PIA) Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang diketuai Melania Age Wiraksono, kepada halloriau.com, Kamis (1/2/2018) mengatakan imunisasi ini sangat penting bagi anak di usia dini.
"Sebenarnya imunisasi vaksin diberikan saat usia anak 2 bulan sampai 4 bulan," ungkap Melania.
Seperti yang sudah terjadi di wilayah luar kota Pekanbaru, penyakit yang disebabkan bakteri Difetri dapat picu penyakit mematikan seperti, saluran pernapasan, gagal jantung, dan kelumpuhan
"Sebenarnya, imunisasi vaksin sudah diberikan pada anak usia dini, agar mencegah terjadinya penyakit yang tidak diinginkan. Untuk itu kita adakan di SD Angkasa, mungkin ada yang belum mendapatkan imunisasi vaksin," terang Melania.
Vaksin ini sangat penting diberikan kepada anak khususnya di SD Angkas Lanud Rsn Pekanbaru yang nantinya akan dilakukan kembali untuk anak-anak TK Angkasa. Tapi memang hasus bertahap.
"Untuk hari ini baru 88 dari anak kelas 1 sebanyak 43 anak dan kelas 2 ada 45 orang yang mendapatkan Imunisasi Vaksin. Selanjutnya baru anak-anak TK Angkasa," pungkas Melania yang didampingi Kepala Sekolah Kapten Bayu Riadi.(int/nol)
sumber: halloriau
Acara yang digelar ini sekaligus masuk di program nasional dalam rangka bulan Imunisasi anak sekolah, yang bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Kamis (1/2/2018) pagi.
Persatuan Istri Angkatan (PIA) Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang diketuai Melania Age Wiraksono, kepada halloriau.com, Kamis (1/2/2018) mengatakan imunisasi ini sangat penting bagi anak di usia dini.
"Sebenarnya imunisasi vaksin diberikan saat usia anak 2 bulan sampai 4 bulan," ungkap Melania.
Seperti yang sudah terjadi di wilayah luar kota Pekanbaru, penyakit yang disebabkan bakteri Difetri dapat picu penyakit mematikan seperti, saluran pernapasan, gagal jantung, dan kelumpuhan
"Sebenarnya, imunisasi vaksin sudah diberikan pada anak usia dini, agar mencegah terjadinya penyakit yang tidak diinginkan. Untuk itu kita adakan di SD Angkasa, mungkin ada yang belum mendapatkan imunisasi vaksin," terang Melania.
Vaksin ini sangat penting diberikan kepada anak khususnya di SD Angkas Lanud Rsn Pekanbaru yang nantinya akan dilakukan kembali untuk anak-anak TK Angkasa. Tapi memang hasus bertahap.
"Untuk hari ini baru 88 dari anak kelas 1 sebanyak 43 anak dan kelas 2 ada 45 orang yang mendapatkan Imunisasi Vaksin. Selanjutnya baru anak-anak TK Angkasa," pungkas Melania yang didampingi Kepala Sekolah Kapten Bayu Riadi.(int/nol)
sumber: halloriau
Berita Lainnya
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari
Heli Pengganti Tiba di Pekanbaru, Kesiagaan Udara Karhutla Tetap Terjaga
Bukan Lagi Kota Transit, Pekanbaru Jaring 836.000 Wisatawan di Awal 2026
Sambut HUT ke-242 Kota Pekanbaru, Walikota Minta Pengusaha Mal Gelar Diskon dan Bazar
Pemko Pekanbaru Siapkan 48 Kegiatan Sosial untuk Warga Jelang Hari Jadi
Pemko Pekanbaru Uji Efisiensi dan Ketepatan Waktu Bus Listrik
Kecamatan di Pekanbaru Diwajibkan Normalisasi 200 Meter Drainase Saban Hari