PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Lanud Rsn Pekanbaru Selamatkan 88 Anak SD Angkasa dari Bakteri Difetri
PEKANBARU, Riauin.com - Sebanyak 88 anak Sekolah Dasar (SD) Angkasa Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru mendapatkan vaksinasi Difetri gratis. Vaksinasi ini untuk menanggulangi penyakit mematikan yang bisa menyerang siswa. Vaksinasi dilakukan bertahap.
Acara yang digelar ini sekaligus masuk di program nasional dalam rangka bulan Imunisasi anak sekolah, yang bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Kamis (1/2/2018) pagi.
Persatuan Istri Angkatan (PIA) Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang diketuai Melania Age Wiraksono, kepada halloriau.com, Kamis (1/2/2018) mengatakan imunisasi ini sangat penting bagi anak di usia dini.
"Sebenarnya imunisasi vaksin diberikan saat usia anak 2 bulan sampai 4 bulan," ungkap Melania.
Seperti yang sudah terjadi di wilayah luar kota Pekanbaru, penyakit yang disebabkan bakteri Difetri dapat picu penyakit mematikan seperti, saluran pernapasan, gagal jantung, dan kelumpuhan
"Sebenarnya, imunisasi vaksin sudah diberikan pada anak usia dini, agar mencegah terjadinya penyakit yang tidak diinginkan. Untuk itu kita adakan di SD Angkasa, mungkin ada yang belum mendapatkan imunisasi vaksin," terang Melania.
Vaksin ini sangat penting diberikan kepada anak khususnya di SD Angkas Lanud Rsn Pekanbaru yang nantinya akan dilakukan kembali untuk anak-anak TK Angkasa. Tapi memang hasus bertahap.
"Untuk hari ini baru 88 dari anak kelas 1 sebanyak 43 anak dan kelas 2 ada 45 orang yang mendapatkan Imunisasi Vaksin. Selanjutnya baru anak-anak TK Angkasa," pungkas Melania yang didampingi Kepala Sekolah Kapten Bayu Riadi.(int/nol)
sumber: halloriau
Acara yang digelar ini sekaligus masuk di program nasional dalam rangka bulan Imunisasi anak sekolah, yang bekerja sama dengan Puskesmas Simpang Tiga, Kamis (1/2/2018) pagi.
Persatuan Istri Angkatan (PIA) Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru yang diketuai Melania Age Wiraksono, kepada halloriau.com, Kamis (1/2/2018) mengatakan imunisasi ini sangat penting bagi anak di usia dini.
"Sebenarnya imunisasi vaksin diberikan saat usia anak 2 bulan sampai 4 bulan," ungkap Melania.
Seperti yang sudah terjadi di wilayah luar kota Pekanbaru, penyakit yang disebabkan bakteri Difetri dapat picu penyakit mematikan seperti, saluran pernapasan, gagal jantung, dan kelumpuhan
"Sebenarnya, imunisasi vaksin sudah diberikan pada anak usia dini, agar mencegah terjadinya penyakit yang tidak diinginkan. Untuk itu kita adakan di SD Angkasa, mungkin ada yang belum mendapatkan imunisasi vaksin," terang Melania.
Vaksin ini sangat penting diberikan kepada anak khususnya di SD Angkas Lanud Rsn Pekanbaru yang nantinya akan dilakukan kembali untuk anak-anak TK Angkasa. Tapi memang hasus bertahap.
"Untuk hari ini baru 88 dari anak kelas 1 sebanyak 43 anak dan kelas 2 ada 45 orang yang mendapatkan Imunisasi Vaksin. Selanjutnya baru anak-anak TK Angkasa," pungkas Melania yang didampingi Kepala Sekolah Kapten Bayu Riadi.(int/nol)
sumber: halloriau
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar