PILIHAN
Saat Netanyahu Pidato di Depan Kursi Kosong
25 September 2026
Kasus ISPA Tembus 1.363, Wali Murid di Kuansing Minta PJJ Diperpanjang
20 September 2026
Kapolda dan KI Riau Segera Teken MoU
PEKANBARU, Riauin.com - Kapolda Riau Irjen Pol. Nandang mengapresiasi keberadaan Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau. Sebagai bentuk dukungan tersebut Polda Riau siap untuk meneken Memorandum of Understanding (MoU) dengan KI Riau.
Hal itu disampaikan Irjen Nandang saat menerima kunjungan komisioner KI Riau, Selasa (30/1/2018) di ruangan kerjanya.
"MoU ini terkait support Polda Riau terhadap penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi," ujar Irjen Nandang. Hadir pada pertemuan itu Ketua Komisi Informasi Prov. Riau Zufra Irwan, Wakil Ketua Tatang Yudiansyah dan Koordinator Bidang Kelembagaan Hasna Gazali. Sementara Kapolda Riau Irjen Nandang didampingi Dir Humas Kombes Pol Guntur Ario Tejo dan Dir Binmas Kombes Pol Kris Pramono dan Wadir Intel.
Sementara itu Ketua KI Riau Zufra Irwan, mengungkapkan, kecendrungannya akhir-akhir ini mulai banyak masuk permohonan sengketa informasi publik ke Komisi Informasi Provinsi Riau. Permohonan tersebut kebanyakan masih seputar meminta informasi tentang anggaran dan realisasi kegiatan.
"Dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenang, terutama dalam menyelesaikan sengketa informasi. Kerja komisioner KI Riau ini tergolong penuh resiko dalam aspek keamanannya. Oleh sebab itu kami meminta support baik itu dalam bentuk monitoring maupun personel kepada Kapolda Riau" kata Zufra Irwan.
Sementara itu Koordinator bidang Kelembagaan KI Riau Hasna Gazali mengatakan dalam pertemuan tersebut, Kapolda Riau mengingatkan agar Komisi Informasi sebagai lembaga independen dan mandiri harus dijaga integritasnya dari pihak-pihak yang memanfaatkan keberadaan KI sebagai ajang bergaining saja.
"Bisa saja Komisi Informasi ini dimanfaatkan oleh pihak yang sengaja berniat tidak baik dari awal dengan dalih meminta informasi. Karenanya dia menggunakan kekuatan KI untuk memperkuat bargainingnya.
Oleh sebab itu Kapolda Riau mengajak Komisi Informasi untuk membuat MoU terkait monitoring kepentingan pemohon dan support keamanan bagi proses penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi Provinsi Riau.
Kapolda menunjuk Dir Humas dan Dir Binmas untuk segera menyiapkan draf MoU berkoordinasi dengan sekretaris Komisi Informasi Erisman Yahya.
Wakil Ketua Komisi Informasi Riau Tatang Yudiansyah mengatakan, MoU ini menjadi dasar kerjasama antara Komisi Informasi dan Polda Riau dalam melakukan monitoring terhadap kepentingan pemohon, memantau proses penyelesaian sengketa informasi dan dukungan keamanan bagi majlis komisioner yang bersidang.
"InsyaAllah MoU ini dapat kita selesaikan dalam bulan ini dan arahan Kapolda, MoU akan kita tandatangani saat apel pagi di halaman Mapolda Riau," demikian Tatang. (int/nol)
Hal itu disampaikan Irjen Nandang saat menerima kunjungan komisioner KI Riau, Selasa (30/1/2018) di ruangan kerjanya.
"MoU ini terkait support Polda Riau terhadap penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi," ujar Irjen Nandang. Hadir pada pertemuan itu Ketua Komisi Informasi Prov. Riau Zufra Irwan, Wakil Ketua Tatang Yudiansyah dan Koordinator Bidang Kelembagaan Hasna Gazali. Sementara Kapolda Riau Irjen Nandang didampingi Dir Humas Kombes Pol Guntur Ario Tejo dan Dir Binmas Kombes Pol Kris Pramono dan Wadir Intel.
Sementara itu Ketua KI Riau Zufra Irwan, mengungkapkan, kecendrungannya akhir-akhir ini mulai banyak masuk permohonan sengketa informasi publik ke Komisi Informasi Provinsi Riau. Permohonan tersebut kebanyakan masih seputar meminta informasi tentang anggaran dan realisasi kegiatan.
"Dalam menjalankan fungsi, tugas dan wewenang, terutama dalam menyelesaikan sengketa informasi. Kerja komisioner KI Riau ini tergolong penuh resiko dalam aspek keamanannya. Oleh sebab itu kami meminta support baik itu dalam bentuk monitoring maupun personel kepada Kapolda Riau" kata Zufra Irwan.
Sementara itu Koordinator bidang Kelembagaan KI Riau Hasna Gazali mengatakan dalam pertemuan tersebut, Kapolda Riau mengingatkan agar Komisi Informasi sebagai lembaga independen dan mandiri harus dijaga integritasnya dari pihak-pihak yang memanfaatkan keberadaan KI sebagai ajang bergaining saja.
"Bisa saja Komisi Informasi ini dimanfaatkan oleh pihak yang sengaja berniat tidak baik dari awal dengan dalih meminta informasi. Karenanya dia menggunakan kekuatan KI untuk memperkuat bargainingnya.
Oleh sebab itu Kapolda Riau mengajak Komisi Informasi untuk membuat MoU terkait monitoring kepentingan pemohon dan support keamanan bagi proses penyelesaian sengketa informasi di Komisi Informasi Provinsi Riau.
Kapolda menunjuk Dir Humas dan Dir Binmas untuk segera menyiapkan draf MoU berkoordinasi dengan sekretaris Komisi Informasi Erisman Yahya.
Wakil Ketua Komisi Informasi Riau Tatang Yudiansyah mengatakan, MoU ini menjadi dasar kerjasama antara Komisi Informasi dan Polda Riau dalam melakukan monitoring terhadap kepentingan pemohon, memantau proses penyelesaian sengketa informasi dan dukungan keamanan bagi majlis komisioner yang bersidang.
"InsyaAllah MoU ini dapat kita selesaikan dalam bulan ini dan arahan Kapolda, MoU akan kita tandatangani saat apel pagi di halaman Mapolda Riau," demikian Tatang. (int/nol)
Berita Lainnya
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar
DPRD Pekanbaru Desak Pemantauan Stok Bahan Pangan Cegah Lonjakan Harga Akhir Tahun
Pedagang STC Tetap Bisa Berdagang Pasca-BGS Berakhir, Pemko Pekanbaru Buka Skema Sewa Langsung
Satpol PP Pekanbaru Rambah Bioskop Mini dan Kos-kosan dalam Razia Asusila
Pemko Pekanbaru Bakal Sulap Waduk Cipta Karya Jadi Ruang Publik dan Pusat UMKM
SPBU Pekanbaru Macet Parah, DPRD Minta Pemko Larang Truk Besar Masuk Kota
Cakupan Imunisasi Anak Masih Rendah, Pemko Pekanbaru Gelar Bulan Imunisasi Kejar