Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
Riau Perluas Deteksi Dini Guna Putus Rantai Penularan TBC
RIAUIN.COM - Pemerintah Provinsi Riau kini mengalihkan fokus penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan memperkuat sistem pencegahan dan pelacakan kasus secara aktif di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan target eliminasi TBC pada 2030 dapat tercapai melalui pemutusan rantai penularan di kelompok masyarakat berisiko tinggi.
Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau Zulkifli Syukur menyatakan bahwa strategi yang dijalankan saat ini tidak lagi hanya mengandalkan aspek pengobatan di fasilitas kesehatan. Menurut dia, pembentukan tim percepatan penanggulangan TBC menjadi instrumen krusial dalam mengoordinasikan deteksi dini dan pelacakan kontak erat pasien secara terintegrasi.
"Langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penemuan kasus aktif hingga deteksi dini pada kelompok berisiko tinggi," ujar Zulkifli Syukur saat memimpin pertemuan di Ruang Rapat Melati, Pekanbaru, Rabu (22/04).
Untuk mendukung target tersebut, infrastruktur medis di Bumi Lancang Kuning telah disiagakan. Saat ini, sebanyak 14 rumah sakit dan 15 puskesmas di Riau memiliki spesialisasi untuk menangani kasus TBC resisten obat. Kapasitas layanan ini diperkuat dengan inovasi daerah yang melibatkan peran aktif masyarakat serta lintas sektor.
Selain fokus pada tuberkulosis, Zulkifli Syukur menjelaskan bahwa efektivitas intervensi kesehatan di daerahnya juga terlihat pada penanganan penyakit menular lainnya. Salah satu indikatornya adalah capaian tindak lanjut penanganan malaria yang telah menyentuh angka 97,4 persen.
Kendati menunjukkan tren positif, Zulkifli Syukur menekankan pentingnya penguatan integrasi program di masa depan agar hasil yang telah dicapai tetap berkelanjutan. Sinergi antara tenaga medis dan keterlibatan publik dianggap sebagai kunci utama dalam menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di Riau. (Bil)
Berita Lainnya
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara
Bapenda Riau Ingatkan Program Pemutihan Denda PKB Sisa 5 Hari Lagi
Cegah Pemadaman Se-Sumatera, PLN dan Pemprov Riau Siagakan Jalur Transmisi Listrik
Plt Gubri SF Hariyanto Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Sekolah Saat Kabut Asap
Api Melalap 5 Hektare SM Kerumutan, BBKSDA Riau Pastikan Belum Ada Satwa Terdampak
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara
Bapenda Riau Ingatkan Program Pemutihan Denda PKB Sisa 5 Hari Lagi
Cegah Pemadaman Se-Sumatera, PLN dan Pemprov Riau Siagakan Jalur Transmisi Listrik
Plt Gubri SF Hariyanto Terbitkan SE Penyesuaian Belajar Sekolah Saat Kabut Asap
Api Melalap 5 Hektare SM Kerumutan, BBKSDA Riau Pastikan Belum Ada Satwa Terdampak