Senin, 30 Maret 2020
Follow Us ON :
 
 
| Tingkatkan Penanganan Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terus Lakukan Perbaikan | | Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah | | Imbas Corona, Kepulauan Meranti 'Kehilangan' Rp91 Miliar DAK | | Balita Umur 3 Tahun di Pekanbaru Tewas Dibunuh Ayah Tiri | | Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh | | Dirawat 20 Hari, Lansia 102 Tahun Sembuh dari Virus Corona
 
Polda Riau Bongkar Jaringan Perdagangan Organ Harimau Sumatera di Inhu
Minggu, 16-02-2020 - 15:54:25 WIB

TERKAIT:
 
  • Polda Riau Bongkar Jaringan Perdagangan Organ Harimau Sumatera di Inhu
  •  

    Pekanbaru, Riauin.com - Kepolisian Daerah (Polda) Riau membongkar jaringan perdagangan organ Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrea) di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tiga orang tersangka  diamankan.

    Ketiga tersangka adalah MN Bin KR (45), warga Desa Balai Rajo, Kecamatan Tujuh Ilir, Tebo, Jambi, RT (57), warga Jorong Koto Baru, Desa Sisawah, Sumpur Kudus, Sijunjung, Sumatera Barat, dan AT (43) Desa Seresam, Siberida, Inhu.

    "Tersangka memperdagangkan organ Harimau Sumatera. Ada kulit harimau, taring dan tukang belulang harimau," ujar Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, melalui Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Ahad (16/2/2020).

    Penangkapan dilakukan Sabtu (15/2/200) sekitar pukul 11.00 WIB, di Jalan Arjuna Dusun IV RT/RW 002/091 Kelurahan Candi Rejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Inhu. Berasal dari informasi  jual beli bagian tubuh Harimau Sumatera Jumat (14/2 2020).

    Sunarto mengatakan, ketiga tersangka membawa bagian tubuh Harimau Sumatera dari daerah Muara Tebo, Jambi menggunakan mobil Toyota Avanza Nopol D 1606 ABK. Organ harimau itu akan diserahkan kepada seseorang di daerah Air Molek.

    "Petugas menggeledah mobil tersangka. Ditemukan  1  lembar kulit, 4 taring, dan 1 karung berisi tulang-belulang Harimau Sumatera yang  disimpan dalam plastik dan karung," beber Sunarto.

    Ketiga tersangka merupakan kurir yang bertugas mengantar kulit dan tulang harimau dari Tebo Jambi oleh eksekutor atas nama AT (DPO). Untuk menjalankan tugas itu, para tersangka diberi upah Rp 2 juta. Selanjutnya organ Harimau Sumatera akan diserahkan kepada HN (DPO) di Air Molek.

    "Ketiga tersangka kita amankan dan dibawa bersama barang bukti ke Mapolda Riau, Pekanbaru, guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Sunarto.

    Sunarto mengungkapkan maraknya  praktik perdagangan illegal kulit dan organ Harimau Sumatera karena motif tingginya harga jual organ harimau di pasar gelap.  Para pemburu organ harimau akan rela mengeluarkan uang dalam jumlah besar.

    "Selembar kulit harimau bisa dijual dengan harga sekitar Rp 30 juta hingga Rp 80 juta, taring harimau Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per buah, dan tulang harimau laku Rp 2 juta per kilo di pasar gelap," tutur Sunarto.

    Harga tinggi itu disinyalir menjadi alasan para penyelundup untuk nekat melakukan aksi kejahatannya. Indonesia sebagai bagian dari dunia internasional, akan menghentikan kejahatan penyelundupan satwa tersebut, mengingat satwa itu sudah dalam kategori terancam punah.

    "Ini bentuk kejahatan terorganisir dengan sistem terputus. Satu dengan lainnya memiliki tugas dan perannya masing-masing. Polda Riau akan terus perangi dan ungkap perdagangan illegal ini," tegas Suratno.(ri)



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Bongkar Jaringan Perdagangan Organ Harimau Sumatera di Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Tingkatkan Penanganan Covid-19, RSUD Arifin Achmad Terus Lakukan Perbaikan
    02 Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
    03 Imbas Corona, Kepulauan Meranti 'Kehilangan' Rp91 Miliar DAK
    04 Balita Umur 3 Tahun di Pekanbaru Tewas Dibunuh Ayah Tiri
    05 Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh
    06 Dirawat 20 Hari, Lansia 102 Tahun Sembuh dari Virus Corona
    07 Bantu Suami Lawan Corona, Istri Bupati Ini Jahit Masker untuk Dibagikan ke Masyarakat
    08 Kapolres Dukung Sikap Kapolsek yang Marahi Warga Gelar Arisan Ditengah Wabah Corona
    09 Usai Jalani Rapid Test, Tujuh Calon Perwira Polisi Positif Terinfeksi Virus Corona
    10 5.816 Relawan Siap Bantu Pemerintah Lawan Virus Corona
    11 Belum Satu Bulan, Korban Meninggal Akibat Corona di Indonesia Capai 114 Orang, Ini Rinciannya
    12 Pengguna WhatsApp Naik 40 Persen Ditengah Pandemi Virus Corona
    13 Benarkah Daun Sirih Bisa Cegah Virus Corona? Ini Faktanya
    14 Virus Corona Merebak, Pasokan Kondom Dunia Berkurang Drastis
    15 DPRD Riau Minta Bupati dan Walikota Bersinergi dengan Pemprov Atasi Virus Corona
    16 Jangan Panik, Pemkab Rohil Serius Cegah Covid-19 Masuk Rohil
    17 Gubri Pastikan Tidak Ada Penutupan Penerbangan Domestik
    18 Corona Telah Membunuh 10.023 Warga, PM Itali Perpanjang Tutup Sekolah
    19 Pulang dari Malaysia, 16 Warga Rokan Hilir di Karantina di Tanjung Balai Karimun
    20 Seorang PDP Corona Meninggal Dunia di Dumai
    21 Corona di DKI Capai 603 Kasus, 62 Meninggal dan 61 Tenaga Medis Positif
    22 Pasien Positif Corona Meninggal Dunia di Padang
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved