Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Gubri Ajak Warga Gunakan Media Sosial dengan Bijak
RIAUIN.COM – Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyampaikan bahwa kondisi di wilayah Riau hingga saat ini tetap aman dan terkendali meskipun terdapat aksi unjuk rasa di Kota Pekanbaru. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.
“Situasi saat ini masih stabil, masyarakat tidak perlu khawatir atau panik. Kami berharap situasi tetap kondusif,” ujar Abdul Wahid di Gedung Serindit Pekanbaru, Senin (1/9/2025).
Abdul Wahid juga mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi melalui media sosial. Ia menekankan bahwa tidak semua berita yang beredar di dunia maya mencerminkan fakta sebenarnya, karena sering terjadi penyebaran narasi yang menyesatkan.
“Perlu waspada terhadap informasi di media sosial, jangan langsung percaya begitu saja. Banyak narasi yang sengaja dibentuk, padahal faktanya bisa berbeda,” jelasnya.
Gubernur mencontohkan, terkadang video atau berita lama diunggah ulang seolah-olah kejadian baru, yang dapat menimbulkan salah paham dan memperkeruh situasi, bahkan memicu emosi massa aksi.
“Seringkali peristiwa lama dipakai lagi untuk membakar semangat, padahal tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Jadi, penting bagi kita untuk mengecek dan memastikan kebenaran informasi,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, dan berharap semua pihak dapat menahan diri serta memilih cara damai dalam menyampaikan pendapat.
“Kesejahteraan dan keamanan masyarakat adalah hal utama. Kami mengharapkan semua pihak meredam potensi konflik,” pungkas Abdul Wahid.
Selain itu, ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi pemuda untuk bersama-sama menjaga kedamaian agar aspirasi masyarakat tetap tersalurkan dan pembangunan di Riau tidak terganggu.
“Kami berharap para tokoh dan pemuka agama dapat membantu menenangkan warga sesuai dengan kondisi yang ada sekarang,” tutupnya. (Nab)
Berita Lainnya
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas