Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Tenaga Lokal Diutamakan, Pemprov Riau Tekankan Transparansi Rekrutmen
RIAUIN.COM – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam memperkuat pembangunan daerah, khususnya melalui penerapan proses rekrutmen yang transparan dan bebas dari praktik tidak sehat. Perusahaan diminta untuk memberi kesempatan yang luas kepada generasi muda Riau agar dapat berkembang di daerah asalnya.
Hal tersebut disampaikan oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Zulkifli Syukur, yang menekankan bahwa proses penerimaan tenaga kerja seharusnya berbasis pada kompetensi dan prinsip meritokrasi, bukan karena relasi pribadi atau kepentingan tertentu.
“Proses rekrutmen harus profesional dan menjunjung tinggi integritas. Praktik seperti nepotisme dan kolusi tidak boleh lagi mendapat tempat jika kita ingin menciptakan iklim kerja yang sehat,” ujar Zulkifli dalam acara di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (31/8/2025).
Ia menyatakan bahwa penerapan rekrutmen yang objektif tidak hanya akan memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam memperoleh tenaga kerja berkualitas, tetapi juga akan menciptakan rasa keadilan bagi masyarakat setempat.
Zulkifli optimistis, penerapan sistem ketenagakerjaan yang profesional akan meningkatkan daya saing Provinsi Riau dalam menarik investor. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin kuat dan merata.
“Jika sistem ini berjalan, perusahaan akan mendapatkan SDM yang kompeten, sementara masyarakat juga merasakan dampaknya secara langsung. Ini akan memperkuat iklim investasi di Riau,” jelasnya.
Riau yang memiliki potensi besar di sektor minyak dan gas, perkebunan, industri, hingga pariwisata, menurut Zulkifli hanya akan bisa berkembang maksimal jika ditopang oleh sumber daya manusia yang unggul. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dunia pendidikan, dan masyarakat sangat diperlukan.
Ia juga mendorong agar Forum Human Capital (FHC) dapat menjadi penghubung antar pihak dalam menyusun strategi pengembangan SDM yang relevan dengan kebutuhan industri.
Selain itu, ia menyampaikan harapan agar generasi muda Riau yang telah menyelesaikan pendidikan di berbagai jenjang, baik dalam maupun luar negeri, dapat diberi kesempatan kerja sesuai bidang dan keahlian mereka.
“Sudah saatnya perusahaan-perusahaan di Riau membuka peluang kerja bagi talenta lokal sesuai latar belakang pendidikan dan keterampilannya. Ini akan mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja luar daerah,” tutup Zulkifli. (Nab)
Berita Lainnya
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas