Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Riau Kembali Dinobatkan Sebagai Provinsi Ramah Anak Tahun 2025
RIAUIN.COM – Provinsi Riau sukses mempertahankan predikat sebagai Provinsi Ramah Anak (Provila) tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Pratikno, dan diterima oleh Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Riau, Fariza, mewakili Gubernur Riau, Abdul Wahid.
Acara penyerahan penghargaan untuk Provinsi dan Kabupaten/Kota Layak Anak tahun 2025 berlangsung di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta Pusat. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI.
Tidak hanya Provinsi Riau yang mendapat penghargaan, sejumlah daerah di wilayah Bumi Lancang Kuning juga berhasil meraih predikat sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 dalam berbagai kategori.
Berikut daftar daerah yang meraih penghargaan KLA 2025:
1. Kategori Pratama: Kabupaten Rokan Hilir (Rohil)
2. Kategori Madya: Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir (Inhil), Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Pelalawan, dan Rokan Hulu (Rohul)
3. Kategori Nindya: Kota Pekanbaru, Kota Dumai, Indragiri Hulu (Inhu), dan Kepulauan Meranti
4. Kategori Utama: Kabupaten Siak
Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses evaluasi KLA sejak tahun 2024 hingga kini.
"Upaya ini bukan pekerjaan mudah, namun sebuah bentuk komitmen besar yang membutuhkan kerja keras, dedikasi, dan akurasi tinggi dalam penyusunan data yang bisa dipertanggungjawabkan," ungkap Menteri Arifah.
Menurutnya, KLA mencerminkan keseriusan suatu daerah dalam membangun sistem perlindungan dan pemenuhan hak anak secara menyeluruh, terstruktur, dan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar status, program Kabupaten/Kota Layak Anak merupakan pendekatan pembangunan holistik yang memperhatikan berbagai aspek kehidupan anak – mulai dari hak sipil, lingkungan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak dalam situasi rentan.
Tujuan akhir dari program ini adalah menciptakan ruang tumbuh yang aman, sehat, dan mendukung bagi anak-anak Indonesia agar berkembang secara optimal. (Nab)
Berita Lainnya
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Bara Gambut Pelalawan Disiram X Fire, Polda Riau Cari Metode Efektif Tangani Karhutla
Tekan Pengangguran Tembus 140 Ribu Orang, Disnakertrans Riau Fasilitasi Wawancara Kerja Langsung
Titik Panas di Riau Turun Tajam, BMKG Minta Warga Tetap Waspada Karhutla
Prakiraan Cuaca Riau, Hujan Diprediksi Merata dari Pagi hingga Dini Hari