Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Satgas PKH Minta Warga di Sekitar TNTN Tetap Tenang dan Tak Terpengaruh Isu Menyesatkan
RIAUIN.COM – Masyarakat yang masih mengelola lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, warga juga diminta secara sukarela menyerahkan lahan tersebut kepada negara.
Imbauan ini disampaikan oleh Komandan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) TNTN, Mayjen TNI Dody Triwinarto, dalam keterangannya pada Kamis (17/7/2025).
Ia menekankan bahwa proses pengembalian fungsi kawasan hutan yang selama ini telah dijadikan kebun kelapa sawit oleh masyarakat dilakukan secara bertahap dan dengan pendekatan persuasif.
"Kami minta masyarakat yang berada di dalam kawasan TNTN untuk tidak takut dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ini kita lakukan perlahan, dengan niat memulihkan kembali fungsi Taman Nasional Tesso Nilo," jelasnya.
Dody juga menambahkan, pemerintah berupaya memberikan solusi terbaik bagi warga yang telah lama bermukim dan menggantungkan hidup di dalam kawasan hutan tersebut. Namun, hal itu memerlukan pendataan yang cermat agar setiap permasalahan bisa ditangani dengan adil dan tepat sasaran.
Ia berharap masyarakat memberi kesempatan kepada Satgas PKH untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara menyeluruh. Menurutnya, kondisi di lapangan sangat beragam, sehingga penyelesaian pun tidak bisa disamaratakan.
Lebih lanjut, Dody menegaskan bahwa TNTN seluas 81.973 hektare memiliki status dan penanganan berbeda dari kawasan hutan lainnya yang berbatasan langsung dan juga ditanami sawit.
“Penanganannya berbeda. Kawasan di luar TNTN tidak mungkin dilakukan relokasi karena penduduk, tanaman sawit, serta fasilitas seperti sekolah jauh lebih banyak,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dody juga memastikan bahwa tidak ada penutupan sekolah di kawasan TNTN. Pemerintah tetap menjamin kelangsungan pendidikan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, melalui solusi dari Kementerian Pendidikan terkait kemungkinan pemindahan sekolah di luar kawasan konservasi.
Hingga saat ini, Satgas PKH telah berhasil mengembalikan sekitar 1.185 hektare lahan sawit dalam wilayah TNTN kepada negara hanya dalam dua pekan. Proses ini terus berjalan dengan mengutamakan dialog dan pendekatan kemanusiaan. (Nab)
Berita Lainnya
Indragiri Hulu Dominasi Sebaran 42 Titik Panas di Wilayah Riau
Pemprov Riau Tutup Akses Jembatan Siak I Mulai 17 September
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Batang Tuaka Inhil
Pemprov Riau Tembus 170 Kali Operasi Pasar Murah, Tekan Inflasi dan Jaga Stok Pangan
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Indragiri Hulu Dominasi Sebaran 42 Titik Panas di Wilayah Riau
Pemprov Riau Tutup Akses Jembatan Siak I Mulai 17 September
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Batang Tuaka Inhil
Pemprov Riau Tembus 170 Kali Operasi Pasar Murah, Tekan Inflasi dan Jaga Stok Pangan
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis