Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Puncak Kemarau Tiba di Riau, 48 Titik Panas Terdeteksi Hari Ini
RIAUIN.COM – Provinsi Riau kini mulai memasuki puncak musim kemarau. Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, kondisi cuaca pada Jumat, 18 Juli 2025, didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan dari pagi hingga sore hari. Sementara pada malam hingga dini hari, udara kabur dan berawan meliputi beberapa daerah.
BMKG memprediksi minimnya peluang hujan dalam beberapa hari mendatang. “Kemungkinan hujan cukup kecil untuk tiga hari ke depan, dan saat ini kita memasuki fase puncak musim kemarau,” ujar Deby C., prakirawan BMKG Pekanbaru, Jumat (18/7/2025).
Suhu udara di wilayah Riau berada di kisaran 23,0 hingga 35,0 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan antara 50 hingga 98 persen. Angin berhembus dari arah tenggara ke barat dengan kecepatan antara 10 hingga 30 km/jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, tergolong kategori rendah.
Seiring dengan masuknya musim kemarau, jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera meningkat tajam. BMKG mencatat sebanyak 217 hotspot terpantau melalui citra satelit pada pukul 23.00 WIB. Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menyumbang 48 titik panas, tersebar di berbagai kabupaten/kota.
“Dari total 48 titik panas di Riau, paling banyak berada di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak 41 titik. Sisanya terdeteksi di Rokan Hulu (3 titik), serta masing-masing satu titik di Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai,” jelas Deby.
Adapun sebaran titik panas lainnya di wilayah Sumatera mencakup: Sumatera Selatan (60 titik), Sumatera Utara (29 titik), Sumatera Barat (23 titik), Bangka Belitung (26 titik), Aceh (21 titik), Bengkulu (4 titik), Jambi (3 titik), Lampung (2 titik), dan Kepulauan Riau (1 titik).
Meski belum ada peringatan dini yang dikeluarkan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di daerah yang menunjukkan peningkatan titik panas.
“Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla karena kita sudah memasuki puncak musim kemarau,” ujar Deby.
BMKG Pekanbaru akan terus melakukan pemantauan dan memberikan pembaruan informasi terkait cuaca serta hotspot secara rutin. (Nab)
Berita Lainnya
Indragiri Hulu Dominasi Sebaran 42 Titik Panas di Wilayah Riau
Pemprov Riau Tutup Akses Jembatan Siak I Mulai 17 September
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Batang Tuaka Inhil
Pemprov Riau Tembus 170 Kali Operasi Pasar Murah, Tekan Inflasi dan Jaga Stok Pangan
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis
Indragiri Hulu Dominasi Sebaran 42 Titik Panas di Wilayah Riau
Pemprov Riau Tutup Akses Jembatan Siak I Mulai 17 September
Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Batang Tuaka Inhil
Pemprov Riau Tembus 170 Kali Operasi Pasar Murah, Tekan Inflasi dan Jaga Stok Pangan
Inhu Dominasi 44 Titik Panas di Riau, BMKG Imbau Waspada
Hujan Merata Padamkan Karhutla di Inhu dan Siak, Titik Api Baru Muncul di Bengkalis