• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Respons Keluhan SPPG, Pemkab Kuansing Ungkap Dasar Penetapan PJJ Mendadak
10 September 2026
Pengumuman PJJ Kabut Asap di Kuansing Mendadak, Pengelola SPPG Rugi Puluhan Juta
09 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026

  • Home
  • Pendidikan

Sambel Pecel Naik Kelas: Kuliner Khas Blitar Siap Tembus Pasar Global

Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 20:05:00 WIB
Cetak

RIAUIN.COM- Sambel pecel khas Blitar dikenal sebagai bumbu legendaris dalam kuliner Nusantara, dengan cita rasa autentik dari perpaduan kacang, cabai, dan rempah pilihan. Blitar, Jawa Timur, tak hanya menjadikan sambel pecel sebagai identitas kuliner lokal, tapi juga sebagai komoditas unggulan. Menurut Dinas Perdagangan dan Perindustrian Blitar (2022), produk ini termasuk dalam lima besar pangan lokal terlaris, membuktikan bahwa sambel pecel Blitar punya nilai ekonomi tinggi dan potensi besar di pasar UMKM.

Sayangnya, popularitas sambel pecel sebagai hidangan khas Nusantara masih menghadapi berbagai tantangan dalam produksinya, seperti fluktuasi harga bahan baku yang mempengaruhi daya jual serta praktik pencampuran dengan ubi yang berisiko mengurangi cita rasa autentiknya. Selain itu, kualitas pengemasan produk sambel pecel yang masih kurang menarik dan rentan terkontaminasi bakteri turut menjadi perhatian. Berdasarkan laporan Foresight Indonesia (2022), sebanyak 40% konsumen kini lebih memilih bumbu dengan kemasan praktis, mudah dibawa, dan memiliki daya tahan lebih lama, menandakan perlunya inovasi dalam produksi dan distribusi sambel pecel agar tetap kompetitif di pasar.

Menyadari hal tersebut, mahasiswa dan alumni Universitas Pertamina menghadirkan inovasi bisnis melalui “Sambel Pecel My Fin”. Qori’atul Septiavani (alumni) bersama Millenia Shinta Anggraeni, Iklimah Nur Rachmah, dan Nur Arifka W (mahasiswa Program Studi Ekonomi) membangun bisnis ini dengan tujuan melestarikan sambel pecel khas Blitar dalam kemasan yang lebih modern, higienis, dan sesuai kebutuhan pasar.

Menurut Qori, salah satu pendiri, Sambel Pecel My Fin telah dirintis sejak tahun 2017 dengan mengusung nilai “Citra Rasa Warisan Nusantara” yang kental akan sentuhan budaya Jawa. Produk ini diproduksi secara autentik untuk dipasarkan di Kota Malang dengan kapasitas produksi mencapai 115 kg atau sekitar 350 kemasan per bulan.

Tergabung dalam tim Sambel Pecel My Fin, Qori bersama rekan-rekannya menghadirkan inovasi pada desain dan kemasan produk guna meningkatkan nilai jual. Awalnya, sambel pecel dikemas dalam plastik ukuran 500 gram hingga 1 kg. Kini, produk dikemas lebih praktis dan menarik dalam jar kaca, yang mudah dibawa dan lebih higienis. Untuk menjangkau pasar yang lebih luas, My Fin juga menghadirkan empat varian bumbu siap saji: Sambel Pecel, Bumbu Gado-gado, Bumbu Tahu Telur, dan Bumbu Sate—masing-masing dengan daya tahan produk yang lebih lama dan cocok untuk gaya hidup praktis.

“Kami memproduksi sambel pecel tersebut murni dari bahan-bahan alami tanpa pengawet. Namun dengan pengemasan yang lebih rapi dan higienis, produk kami mampu bertahan hingga tiga bulan dari yang sebelumnya hanya satu bulan sejak dibukanya kemasan. Menariknya untuk meningkatkan ketertarikan konsumen kami mendesain produknya dengan mengangkat kebudayaan Jawa sesuai dengan tempat diproduksinya. Misalkan dari desain visual kemasan, nama produk yang mengambil tokoh wayang hingga pemasarannya yang khas masyarakat Jawa,” pungkas Qori

Dengan harga Rp23.500 per kemasan 300 gram, Sambel Pecel My Fin berhasil membangun jaringan pemasaran melalui 90 reseller, partisipasi dalam bazar UMKM, serta promosi aktif di media sosial dan e-commerce. Strategi ini mendorong pertumbuhan omzet yang kini mencapai Rp7,3 juta per bulan. Untuk memperluas jangkauan pasar, tim My Fin tengah mengembangkan skema penjualan menuju pasar internasional melalui platform marketplace global.

Qori menyampaikan bahwa Sambel Pecel My Fin kini tengah mempersiapkan penjualan lintas negara melalui pelatihan dari Inkubasi Bisnis Lanjutan Universitas Pertamina. Program ini membantu meningkatkan kualitas produk, strategi penjualan, dan ketahanan bisnis. “Harapan kami, sambel pecel ini bisa dinikmati oleh banyak orang di berbagai penjuru dunia,” tutupnya.

Sebagai kampus yang bercita-cita menjadi kampus kelas dunia berbasis inovasi dan kewirausahaan khususnya di bidang teknologi dan energi, bisnis Sambel Pecel My Fin menjadi cerminan hasil buah pikiran dan inovasi mahasiswa serta alumni UPER dalam memanfaatkan teknologi dengan baik sebagai upaya mengembangkan penjualan produk kuliner yang lebih luas.

“Melalui tim MyFin, mahasiswa Universitas Pertamina membuktikan bahwa kewirausahaan bukan hanya soal kreativitas, tetapi juga kontribusi nyata bagi perekonomian lokal dan nasional. Dengan dukungan inkubasi bisnis, mereka mampu menciptakan inovasi yang memperkuat ekosistem UKM dan membuka peluang pasar yang lebih luas” jelas Prof Dr Ir Wawan Gunawan A Kadir MS IPU, Rektor Universitas Pertamina.

Sebagai informasi, saat ini kampus besutan PT Pertamina (Persero) tengah membuka peluang untuk berkuliah di UPER. Bagi calon mahasiswa yang tertarik, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui https://pmb.universitaspertamina.ac.id/

 

 


 Editor : novita


[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Telkomsel Liga Sang Juara Hadir di Sijunjung, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital Pendidikan

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026

Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9

Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat

Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control

Telkomsel Liga Sang Juara Hadir di Sijunjung, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Digital Pendidikan

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Pertamina Garansi Subsidi BBM Aman dari Fluktuasi Minyak Dunia
  • 2 Ketua DPRD Riau Terima Aspirasi KSPSI, Soroti 8 Isu Krusial dalam RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
  • 3 Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
  • 4 Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
  • 5 Imbas Kabut Asap, Sekolah di Pekanbaru Terapkan Belajar Jarak Jauh
  • 6 Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
  • 7 BRK Syariah dan Pemko Tanjungpinang Luncurkan Gurindam Pay, Inovasi Digital untuk Optimalkan PAD Secara Real Time
  • 8 Pusaran Dugaan Rp4,8 Miliar PPPK Kuansing: Suhardiman Amby Disebut Bakal Bernyanyi di KPK, Pintu Masuk Kunci Tersangka Baru
  • 9 Kilang Dumai Dipastikan Aman, Pertamina Sampaikan Maaf Atas Kebisingan Saat Start Up Unit
Terkini +INDEKS

Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional

14 September 2026
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
14 September 2026
Lantik 41 Pejabat, Bupati Bengkalis Kasmarni Ukur Keberhasilan Birokrasi dari Dampak Publik
14 September 2026
Minim Sumber Air, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan 2 Hektare Lahan Gambut Inhil
14 September 2026
LPTQ Riau Dampingi 11 Peserta Tampil di Hari Kedua MTQN XXXI Semarang
14 September 2026
Buka Lahan 1,5 Ha dengan Cara Dibakar, Pria 24 Tahun di Langgam Diciduk di Tapung Hulu
14 September 2026
Biji Getah Jadi Pangan, Inovasi Warga Bantan Tembus 10 Besar DPD RI Award 2026
14 September 2026
Polresta Pekanbaru Gagalkan Peredaran Ekstasi dan Vape Etomidate, 10.579 Jiwa Terselamatkan
14 September 2026
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
14 September 2026
Polres Dumai Tangkap Dua Pria Penyimpan Ribuan Ekstasi dan 12 Cartridge Etomidate di Rumah Kos
14 September 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved