Sandera ‘Loyalitas’ dan Komodifikasi Jabatan di Kuansing
Dinkes Siak Perkuatkan Jaringan Kesehatan di Tiap Kecamatan
RIAUIN.COM- Dinas Kesehatan Kabupaten Siak memperkuat jaringan kesehatan di setiap kecamatan melalui pelayanan kesehatahn primer yang merupakan bagian integral dari transformasi kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan penerapan integrasi pelayanan kesehatan primer yang tertuang dalam keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 2015 tahun 2023.
"Istilah Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer atau lebih sering dikenal dengan Integrasi Layanan Primer atau ILP berfokus pada tiga hal, yaitu siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan, perluasan l0 layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat kelurahan (desa) dan dusun serta memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui pemantauan dengan dashboard situasi kesehatan," kata Kepala Dinkes Siak, dr H Benny Chairuddin SpAn MKes MARS MAP melalui seluler, belum lama ini.
Sebelumnya Dinkes bekerjasama dengan Asosiasi Puskesmas (Apkesmi) Cabang Kabupaten Siak mengelar webinar sosialisasi konsep pelaksanaan Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan tema Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Implementasi Integrasi Layanan Primer, Rabu (15/5/2024) di Kantor Bupati Siak.
Pada kegiatan tersebut, Dinkes Siak menghadirkan Direktur Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, dr Then Suyanti MM sebagai narasumber terkait materi pentingnya penerapan pelayanan primer di setiap daerah di Indonesia.
Selain dihadiri seluruh pejabat Diskes Siak, acara webinar dilaksanakan secara hybrid sosialisasi konsep pelaksanaan ILP tersebut juga dihadiri sejumlah perwakilan OPD seperti dari Bappeda, BKD, DPMK, para camat se-Kabupaten Siak, kepala Puskesmas, kepala Pustu se-Kabupaten Siak, para tenaga medis seperti dokter dan perawat, organisasi profesi kesehatan serta para kader Posyandu yang bertugas di Kabupaten Siak.
Dikatakan Benny, adapun sasaran ILP meliputi ibu hamil, bersalin, nifas, bayi, dan anak pra sekolah, usia sekolah dan remaja, usia dewasa dan Lansia. Ditambah dengan pengendalian penyakit menular dan layanan lintas klaster yang terdiri dari laboratorium, farmasi kegawatdaruratan, rawat inap bagi Puskesmas dengan fasilitas rawat inap.
“Delivery unit yang diharapkan dapat memberikan layanan primer di tingkat kecamatan adalah Puskesmas, di tingkat kelurahan adalah Pustu, dan di tingkat dusun/dukuh dan RT/RW adalah Posyandu,” pungkas dr Benny. -rls
Berita Lainnya
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Pemprov Riau Kucurkan Dana Verval, 76 Bangunan KDKMP di Siak Selesai 100 Persen
Pemkab Siak Gandeng Swasta Perbaiki Jalan Rusak 6,4 Km, Bupati Afni Kecewa DBH 2027 Dipangkas
Sabet Juara II MTQ Nasional XXXI, Pemkab Siak Ganjar Afif Muhammad Bonus Umrah dan Beasiswa
Diskes Siak Siapkan 119 Ribu Masker Usai Kasus ISPA Melonjak Lagi
Siak Publikasikan ISPU Tiap Hari, Penanganan Karhutla Dipantau dari Pendidikan Lemhannas
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan