Diduga Dicabuli Teman Sekelas, Orang Tua Murid TK di Pekanbaru Lapor Polisi
RAUIN.COM - Seorang murid di salah satu Taman kanak-kanak (TK) swasta terkemuka di Kota Pekanbaru diduga dicabuli oleh teman sekelasnya. Peristiwa itu terjadi pada Oktober 2023 lalu.
Ayah korban, sebut saja DFZ mengatakan, aksi dugaan pencabulan menimpa putranya baru diketahui pada November lalu. Dia menjelaskan bahwa perilaku anaknya terlihat sedikit berubah, untuk itu dia bersama istrinya pelan-pelan melakukan interogasi. Dari pengakuan anaknya, dia telah dicabuli oleh teman sekelasnya. Untuk memastikan hal itu, kedua orang tua korban membawa anaknya ke rumah sakit untuk divisum.
"Saya dan istri memeriksa anak ke psikiater, dan visum ke RS Bhayangkara," kata DFZ melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/1/2024).
Seusai pemeriksaan, kedua orang tua korban kemudian mengadu ke UPT Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Kota Pekanbaru. Dalam proses mediasi antara orang tua pelaku dan pihak korban saat itu tidak tercapai kesepakatan dan proses aduan dihentikan.
"Malah orang tua pelaku menantang kami untuk proses hukum saja. PPA menghentikan proses aduan kami (korban), padahal sudah jelas, dari hasil pemeriksaan, bukti-bukti, pengakuan si pelaku, jelas-jelas ada tindakan kekerasan seksual yg terjadi," kata dia.
Seolah menerima tantangan itu, akhirnya orang tua korban membuat laporan di Polsek Tampan, pada Kamis (21/12/2023) lalu. Dia dan istrinya sudah menjalani pemeriksaan dan di BAP beberapa hari lalu.
Menyikapi laporan yang dilayangkan orang tua korban ke Polsek Tampan, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Asep Darmawan menegaskan agar selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengenai perkembangan kasusnya. Karena menurutnya perkara yang menyangkut anak adalah atensi.
"Laporannya dipertanyakan kembali ke Polsek Tampan, sampai sejauh mana perkembangan nya. Kalau progresnya tidak memuaskan, koordinasikan dengan Kasat Reskrim Polresta. Bila tidak juga memuaskan, infokan ke saya dimana yang tidak memuaskan dalam penanganannya. Polisi harus profesional, permasalahan anak adalah perkara atensi," tegas Asep.-dnr
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
Bantu Korban Kebakaran di Marpoyan Damai, Pemko Pekanbaru dan Warga Himpun Dana Pembangunan Rumah
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Edukasi Pedagang Jalan Teratai Sebelum Relokasi ke Pasar Higienis
Pemerintah Kota Pekanbaru Kucurkan APBD Tambah Dana Revitalisasi Sekolah
Oktober Mendatang, 20.800 Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Terima Tiga Stel Seragam Gratis
Pemko Pekanbaru Tinggikan Badan Jalan Embun Pagi untuk Atasi Banjir
Bantu Korban Kebakaran di Marpoyan Damai, Pemko Pekanbaru dan Warga Himpun Dana Pembangunan Rumah
Pemko Pekanbaru Alokasikan Rp 4 Miliar Atasi Sumbatan Air Jalan Paus
DPRD Pekanbaru Minta Pemko Edukasi Pedagang Jalan Teratai Sebelum Relokasi ke Pasar Higienis
Pemerintah Kota Pekanbaru Kucurkan APBD Tambah Dana Revitalisasi Sekolah
Oktober Mendatang, 20.800 Siswa SD dan SMP di Pekanbaru Terima Tiga Stel Seragam Gratis