Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Bahas Isu Kehumasan di Era Digital, Prodi Humas Umri Gelar Seminar 'A New Era of PR'
RIAUIN.COM- Progam studi Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) adakan seminar kehumasan bertajuk 'A New Era Of PR' yang akan mengupas aktivitas dan Isu-isu terkini Public Relations di era digital.
Pada seminar itu Prodi Humas menghadirkan narasumber yakni Nenda Pratiwie yang merupakan seorang Corporate Affairs Asia Pacific Rayon (APR). Turut hadir para dosen serta seratusan mahasiswa prodi Humas yang menjadi peserta.
Wakil Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Johan Faladhin SIKom MIKom, berharap dengan kegiatan ini mahasiswa dapat mengetahui bagaimana kompetensi praktisi Public Relations dan dinamika Public Relations di dunia kerja saat ini.
"Saya harap dengan kegiatan ini mahasiswa dapat mengetahui ilmu baru yang nanti dapat di implementasikan ketika magang ataupun ketika sudah memasuki dunia kerja," ujarnya saat membuka acara, Selasa (30/5/2023).
Di samping itu Kaprodi Humas M Tazri SIKom MA mengatakan, dalam dunia kehumasan nantinya hal yang paling penting adalah bagaimana seorang PR menyampaikan segala informasi penting mengenai organisasi kepada publik.
"Dalam hal ini seorang humas harus memahami bagaimana menulis serta bagaimana mengelola media sosial agar informasi dapat tersampaikan dengan baik kepada khalayak ramai, selain itu juga bagaimana kita memberikan feedback kepada masyarakat," ujarnya.
Dalam materinya, Nenda Pratiwie mengatakan bahwa seorang humas dalam mengelola media sosial harus melihat target serta mampu untuk aktif.
"Humas harus interaktif dan harus fast respon dan kita harus tahu demografi, interest serta background dari audiens kita nantinya sehingga hal tersebut bisa sinkron," katanya.
Selain itu, dia juga menyebut memonitoring adalah satu hal terpenting bagi perusahaan.
"Brand atau perusahaan agar saling memonitor jika tidak kita akan terlena. Maka dari itu perusahaan harus memiliki target dan menjadi paling baik dan terus berkolaborasi dengan hal-hal yang dapat mendukung perusahaan," pungkasnya. -rls-rls
Berita Lainnya
Lantik 1.700 Lebih Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026
Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat
Lantik 1.700 Lebih Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026
Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat