Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
PT BCK Belum Selesai Pasang Keramik, Kendaraan Bebas Parkir di Pedestarian Jalan Sutomo Siak
RIAUIN.COM - Pelebaran Jalan Sutomo menjadi dua jalur di Kota Siak Sri Indrapura yang sedang dikerjakan PT Bhina Citranusa Kontruksi (BCK) dengan nilai kontrak Rp 9,875 miliar akan selesai akhir tahun 2022 ini.
Meski pekerjaan bagian pedestarian jalan belum selesai, namun puluhan kendaraan roda dua (motor) terlihat bebas parkir di sepanjang pedestarian Jalan Sutomo tersebut.
Padahal, keramik bernilai ratusan juta yang dipasang di pedestarian fungsinya
untuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas, bukan areal parkir.
Pantauan Riauin.com sejak beberapa hari terakhir, tidak ada upaya dari pihak kontraktor dan Dinas PU Tarukim Siak menertibkan puluhan kendaraan yang parkir di sepanjang Jalan Sutomo. Kalau hal ini dibiarkan, tentu keramik yang baru dipasang cepat rusak dan merugikan masyarakat. Karena infrastruktur itu dibangun dari APBD Siak.
"Tak ada teguran dari Dinas PU Tarukim Siak dan pihak kontraktor. Setiap hari, di sepanjang pedestarian Jalan Sutomo yang sudah dipasang keramik, hanya tempat parkir kendaraan. Apa ini fungsi pedestarian? Ini kan pakai uang rakyat. Harusnya pihak kontraktor dan Dinas PU Tarukim bersikap tegas menertibkan kendaraan yang parkir di pedestarian. Jangan terkesan tutup mata," kata Joko Susilo, warga Siak yang setiap hari melihat fenomena ini kepada Riauin.com, Senin (5/12/2022).
Kontraktor pelaksana PT BCK Didik Yuliono terkesan tidak berdaya lagi menyelesaikan persoalan ini. Dia mengaku sudah sering melarang warga untuk memarkir motor dan mobilnya di pedestarian jalan. Sebab, fungsi pedestarian bukan areal parkir, tapi hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas.
"Sudah sering saya tegur mas, tapi tetap saja warga parkir di sana (pedestarian). Capek juga saya mas, sementara kerjaan yang lain masih banyak mau diselesaikan," kata Didik.
Kepala Dinas PU Tarukim Siak Irving Kahar melalui Kabid Bina Marga Arif belum bisa mengomentari persoalan ini. Saat dihubungi, handphone dalam tidak aktif. Pesan WhatsApp yang dikirim juga tak dibalas, hanya terlihat centang satu, tanda diblokir.(*)
Berita Lainnya
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Atasi Terbatasnya APBD, Pemkab Siak Ajak Perusahaan Swasta Benahi Jalan
Langkah Edukasi Digital Anak di Riau, Pemkab Siak Batasi Penggunaan Ponsel Pintar di Sekolah
Kasus Hukum Kadishub Siak Jadi Peringatan, Sekda Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Korupsi
Sektor Pertanian Siak Jadi Penopang Utama Ketahanan Pangan Riau
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal
Produk UMKM Siak Resmi Masuk Indomaret, Afni: Investasi Harus Berdampak bagi Pelaku Usaha Lokal