Rabu, 01 April 2020
Follow Us ON :
 
 
| Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja | | 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19 | | 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat | | Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona | | 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker | | Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
 
Kartu Sudah Diblokir, Tagihan Telkomsel Tetap Jalan
Rabu, 13-01-2016 - 16:20:29 WIB
Ilustrasi
TERKAIT:
 
  • Kartu Sudah Diblokir, Tagihan Telkomsel Tetap Jalan
  •  

    SALAH seorang pelanggan Telkomsel, Fendri Jaswir, memprotes kebijakan perusahaan telepon seluler tersebut karena telah merugikan dirinya. Pihak Telkomsel tetap menagih GPRS meskipun nomor handphonenya telah diblokir.

    Kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu (13/1/2016), Fendri menjelaskan ia punya dua nomor Kartu Hallo yakni 0812751XXXX dan 0811751XXXX. Satu nomor untuk paket BlackBerry dan satu lagi untuk Android. Kedua-duanya berlangganan pascabayar. Total langgannya sekitar Rp 300 ribu per bulan.

    Nah, pada akhir Oktober sampai awal November 2015, Fendri melakukan kunjungan keluarga ke Kualalumpur, Malaysia. Sampai di negera jiran tersebut, dia menggunakan paket BlackBerry seperti biasanya.

    "Saya hanya sekali menelepon karena saya takut kena roaming," ujarnya.
        
    Rupanya, setelah sampai di tanah air, tagihan kartuhalo Fendri membludak. Tagihan bulan November 2015 menjadi  Rp 1.202.431. Saya terkejut, kok bisa tinggi kali," katanya, seraya mempertanyakannya ke Grapari Telkomsel Pekanbaru.
        
    Setelah dicek, ternyata Fendri kena roaming dan internet sebesar Rp 800 ribu selama empat hari. Karena itu ia protes ke manajemen Telkomsel karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

    "Mereka menyalahkan saya yang tidak memberitahu ketika akan ke luar negeri," ujarnya.

    Keberatan Fendri akhirnya dicatat oleh petugas Telkomsel Renny dan diterima oleh manajer Grapari Telkomsel Pekanbaru untuk dilanjutkan ke Jakarta. "Sampai sekarang belum ada jawaban pengaduan dan keberatan saya," ujarnya.

    Namun hari ini Rabu (13/1/2016), datang tagihan tambahan bulan Desember 2015 sebesar Rp 379.500. Padahal, sejak awal Desember 2015, kedua nomor kartu halo tersebut sudah diblokir oleh Telkomsel. "Kok saya membayar juga padahal handphonenya sudah diblokir," ujarnya heran.

    Fendri berharap Telkomsel lebih profesional lagi dan tidak merugikan pelanggan. "Kalau begini, Telkomsel semena-mena, dan tidak akomodatif terhadap klaim pelanggan. Saya jelas dirugikan," tegasnya. DEV



     
    Berita Lainnya :
  • Kartu Sudah Diblokir, Tagihan Telkomsel Tetap Jalan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Indeks Berita +
    01 Bikin keramaian Tidak Boleh, Wanita Meranti ini Antar Barang Sembako dirumah Nenek Geja
    02 30 Anggota DPRD Meranti Sepakat Sumbangkan Gaji Bulan April Untuk Penanganan Covid-19
    03 33 PDP di Riau Sudah Dipulangkan dan Sehat
    04 Pemprov Riau Berencana Alokasikan Rp160 Miliar Tangani Corona
    05 4 Hari, PKK Rangsang Barat Buat Ribuan Masker
    06 Jumlah ODP di Rohil Bertambah 1705 Orang, Pemerintah Lakukan Semprot Disenfektan
    07 Pemkab Kampar Gelar Musrenbang Secara Online
    08 PW Muhammadiyah Riau Bentuk Satgas Penanggulangan Covid-19
    09 Kecamatan Bandar Petalangan Semprot Disinfektan Massal
    10 Lurah Kerumutan Semprot Disinfektan di Pasar Kopau
    11 Jokowi Tolak Permintaan Anis Baswedan Buat Karantina Jakarta
    12 731 WNI Status ODP Terjebak Lockdown di India
    13 DPRD Riau Siap Bantu UKM yang Dipaksa Debt Collektor Bayar Cicilan
    14 Antisipasi Wabah Corona, Jokowi Tetapkan Status Darurat Kesehatan
    15 Darurat Sipil Lahir Menumpas Pemberontak, Bukan untuk Virus
    16 Warga Simalingkar Medan Tolak Jenazah Positif Corona
    17 Polri Tunggu Arahan Presiden soal Darurat Sipil Corona
    18 Pemko Kaji Penerapan Jam Operasional Mall dan Pusat Perbelanjaan
    19 Jalan Disemprot Disinfektan, Bupati Rohil Minta Warga Cegah Corona dengan Tetap di Rumah
    20 3.802 Personel Dan 218 Unit Kendaraan Penyemprot Diterjunkan Serentak, Untuk memutus Rantai Penyebaran Covid-19 Di Riau
    21 Gubri Pimpin Pelapasan Tim Penyemprotan Disinfektan
    22 Pekanbaru Siapkan Opsi Local Lockdown Pertengahan April, Alasannya Mengejutkan
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2015-2018 PT. RIAU INTI MEDIA, All Rights Reserved