Fenomena Hujan Es di Kuansing, Ini Penjelasan BMKG
RIAUIN.COM - Cuaca ekstrem dan hujan es terjadi di daerah Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kemarin sore. Fenomena ini diprediksi masih akan terjadi beberapa hari kedepan.
Prakirawan Cuaca BMKG Pekanbaru, Fitri Nur Astuti mengatakan, hujan es khusus di Kuantan Singingi berasal dari adanya awan Comulonimbus. Cuaca ekstrem itu terjadi mulai pukul 16.30-17.17 WIB.
"Pada dasarnya penyebab adanya hujan es berasal dari awan Cumulonimbus. Hasil analisis, pantauan citra radar dan satelit di wilayah Kuantan Tengah pada pukul 16.30 Wib mulai terdekteksi awan Cumulonimbus memasuki wilayah tersebut," kata Fitri saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022).
Selanjutnya sekitar pukul 16.59-17.17 WIB di wilayah Kuantan Tengah terpantau awan Cumulonimbus yang cukup tinggi. Bahkan mencapai sekitar 10 Km.
"Suhu puncak awannya mencapai -80°C. Untuk nilai reflektivitas awan pada citra radar juga relatif tinggi sekitar 50-60dbZ (hujan lebat dan angin kencang)," ucap Fitri.
Namun downdraft (aliran udara ke bawah) yang keluar dari awan Cumulonimbus kuat dan didukung dengan kelembapan udara di lingkungan tersebut cukup tinggi. Hal ini mengakibatkan es turun.
"Ini mengakibatkan es yang seharusnya mencair menjadi air hujan tetap menjadi butiran es ketika turun ke permukaan tanah," katanya.
Pada Maret ini, masa transisi bahkan telah memasuki wilayah Provinsi Riau. Sehingga potensi terjadi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang dan hujan es sangat meningkat.
"Pertumbuhan awan Cumulonimbus dengan tinggi awan yang cukup tinggi yang dapat menyebabkan terjadinya hujan es dan cuaca buruk lainnya. Seperti hujan lebat dan angin kencang masih berpotensi terbentuk," katanya.-dnr/mcr
Berita Lainnya
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal
Arus Deras Sungai Kuantan Seret Remaja 17 Tahun, Pencarian Hari Kedua Difokuskan 2 Kilometer ke Hilir
Petugas Padamkan Api yang Hanguskan Rumah Dua Lantai di Sidomulyo Timur Pekanbaru
Buaya 5 Meter Terkam Nelayan di Inhil, Insiden Ketiga dalam Sebulan
Dua Kali Terjadi, Perairan Sungai Sendewo Meranti Rawan Serangan Buaya Muara
Tabrak Pipa Minyak Pertamina di Rohil, Warga Sumut Meninggal di TKP
Tim SAR Temukan Jasad Remaja Tenggelam di Sungai Kuantan sejauh 800 Meter dari Lokasi Awal
Arus Deras Sungai Kuantan Seret Remaja 17 Tahun, Pencarian Hari Kedua Difokuskan 2 Kilometer ke Hilir
Petugas Padamkan Api yang Hanguskan Rumah Dua Lantai di Sidomulyo Timur Pekanbaru