Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Kasus Covid-19 Melandai, Disdik Riau Keluarkan Kebijakan STM 100 Persen
RIAUIN.COM - Dinas Pendidikan Provinsi Riau, mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen di masa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut mulai dijalankan diawal masuk sekolah semester dua awal tahun 2022. Hal ini dilakukan setelah melihat kondisi Covid-19 di Provinsi Riau sudah melandai.
Kepala Dinas Pendidikan Provisi Riau, Kamsol mengatakan, keputusan STM 100 persen diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tertanggal 21 Desember Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.
“Sekolah tatap muka 100 persen sudah mulai hari ini (kemarin red). Jadi jumlah siswa yang masuk itu 100 persen, tapi dibagi sif. Setiap harinya dilakukan sekolah pagi dan sore, untuk sif pertama masuknya 6 jam, dan sif kedua itu 5 jam. Seminggu ke depannya diputar kembali yang siswanya masuk sore atau sif kedua, masuk sif pertama,” ujar Kamsol, Senin (3/1/2022).
“Kebijakan ini sesuai dengan SKB empat mentri, dan disesuaikan juga dengan kondisi sekolah di Kabupaten Kota. Seluruh siswa juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, dengan memakai masker, dan tersedianya tempat cuci tangan,” tambahnya.
Dijelaskan Kamsol, saat ini pemerintah pusat masih memperpanjang status pandemi Covid-19. Untuk di Provinsi Riau juga masih menerapkan PPKM level 2 dan level 1, sesuai dengan kondisi Covid-19 di Kabupaten Kota. Dengan status tersebut maka di Provinsi Riau, bisa menerapkan STM 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
“Kabupaten Kota menyesuaikan dengan kondisi Covid-19 sekarang. Ada yang level dua dan ada yang level satu di Riau, ada juga yang menetapkan sekolah tatap muka 100 persen tanpa sif. Tapi dengan kondisi PPKM level satu, dan siswanya sudah vaksin 100 persen, begitu juga dengan kondisi di sekitar sekolah,” jelasnya.
Untuk vaksinasi bagi peserta didik di Provinsi Riau, kata Kamsol, untuk tenaga pendidik dan peserta didik baru mencapai 70 persen. Untuk itu pihaknya dalam beberapa hari ke depan akan memberikan himbauan kepada seluruh sekolah mengadakan vaksinasi.
“Sekarang ini vaksinasi bagi tenaga pendidik dan peserat didik baru mencapai sekitar 70 persen. Nah, inilah yang kita kejar agar seluruh guru dan siswa bisa di vaksin selama masa sekolah ini, untuk mencapai target 100 persen vaksinasi. Agar terberuk herd immunity atau kekebalan tubuh bagi seluruh siswa dan guru,” tutup Kamsol.-dnr
Berita Lainnya
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026
Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Fikom UMRI dan UMK Perkuat Kolaborasi Akademik Lewat International Colloquium 2026
Perkuat Kapasitas Nasional, PHR Resmi Luncurkan Program Magang Batch 9
Pakar UPER Soroti Komunikasi di Tengah Gempa NTT, Apa yang Perlu Diperkuat
Hadapi Variasi Ukuran Produk Tekstil, Mahasiswa UPER Rancang Alat Bantu Quality Control