PILIHAN
Pesta Pacu Jalur Berakhir, Warga Teluk Kuantan Dikepung Sampah
24 Agustus 2026
Buntu di Perbatasan: Mengapa Sungai Kuantan Gagal Dipulihkan
24 Agustus 2026
Sengit di Empat Besar: Siapa Melenggang ke Grand Final?
23 Agustus 2026
BPBD Riau Catat Dua Orang Jadi Korban Banjir di Riau
Banjir di Kampar
KEPALA Sub Bagian (Kasubbag) Perencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Indrawansyah, menjelaskan bahwa banjir yang melanda sejumlah daerah di Riau menimbulkan banyak kerugian materi. Tak itu saja, bencana banjir juga sudah menimbulkan korban jiwa.
Menurut catatan BPBD Riau, sampai saat ini sudah dua warga Riau meninggal dunia akibat banjir. Mereka adalah Haryanto, warga Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar. Korban terseret arus luapan sungai Kampar pada Minggu 17 Februari 2016 lalu.
"Korban baru ditemukan sehari setelahnya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian," ujarnya.
Satu korban meninggal dunia lainnya akibat luapan anak sungai Tapung di Desa Sinama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu pada 8 Februari 2016 lalu. Seorang anak berusia 14 tahun bernama Adi yang jasadnya baru ditemukan sehari setelah kejadian.
"Kedua korban sebelumnya sedang mandi, namun karena curah hujan tinggi luapan sungai secara tiba-tiba cukup deras dan tidak sempat menyelamatkan diri," ungkapnya.
Menurut Indrawansyah, banjir pada Februai 2016 ini telah menggenangi puluhan ribu rumah yang tersebar di tiga kabupaten. Untuk mengantisipasi tidak ada lagi korban jiwa, pihaknya sudah mengingatkan warga agar lebih berhati-hati. Sebab pada bulan ini puncak musim hujan masih terjadi. TSR
Menurut catatan BPBD Riau, sampai saat ini sudah dua warga Riau meninggal dunia akibat banjir. Mereka adalah Haryanto, warga Desa Salo Timur, Kecamatan Salo, Kampar. Korban terseret arus luapan sungai Kampar pada Minggu 17 Februari 2016 lalu.
"Korban baru ditemukan sehari setelahnya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi kejadian," ujarnya.
Satu korban meninggal dunia lainnya akibat luapan anak sungai Tapung di Desa Sinama Nenek, Kecamatan Tapung Hulu pada 8 Februari 2016 lalu. Seorang anak berusia 14 tahun bernama Adi yang jasadnya baru ditemukan sehari setelah kejadian.
"Kedua korban sebelumnya sedang mandi, namun karena curah hujan tinggi luapan sungai secara tiba-tiba cukup deras dan tidak sempat menyelamatkan diri," ungkapnya.
Menurut Indrawansyah, banjir pada Februai 2016 ini telah menggenangi puluhan ribu rumah yang tersebar di tiga kabupaten. Untuk mengantisipasi tidak ada lagi korban jiwa, pihaknya sudah mengingatkan warga agar lebih berhati-hati. Sebab pada bulan ini puncak musim hujan masih terjadi. TSR
Berita Lainnya
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang
Hotspot Riau Menyusut Jadi 69 Titik, BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Daerah
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara
DPRD Riau Minta Bapenda Maksimalkan Sektor Pajak dan Aset demi Target APBD 2027
Inhil Dominasi Lokasi Sebaran, Hujan Hasil Modifikasi Cuaca Tekan Jumlah Titik Panas di Riau
Kabut Asap Meluas ke 10 Daerah, Kasus Gangguan Kesehatan di Riau Capai 1.960 Orang
Hotspot Riau Menyusut Jadi 69 Titik, BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sejumlah Daerah
KI Riau Kejar Peningkatan Indeks Keterbukaan Informasi, SDM PPID Bakal Dibenahi
Tembus 33 Ton Garam, Satgas Riau Kembali Gempur Asap Karhutla Lewat Udara