PILIHAN
Komisi D DPRD Riau Agendakan Turun Tinjau Pembangunan 2 RTH di Pekanbaru
PEKANBARU, Riauin.com - Dua ruang terbuka hijau (RTH) Eks putri Kaca Mayang dan RTH Jalan Ahmad Yani Pekanbaru dalam waktu dekat segera diserahkan ke Pemprov Riau. Sebelum itu, Komisi D DPRD Riau yang membidangi infrastruktur akan kembali turun untuk mengeceknya.
Hal ini dilakukan, lantaran RTH tersebut bermasalah dimana hasil dan anggaran yang digelontorkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Anggota komisi D Asri Auzar kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya akan turun dalam waktu dekat ini. Tapi sebelumnya akan dibicarakan pada pimpinan Komisi D.
"Tidah hanya RTH saja, proyek lainya juga akan dicek ke lapangan, seperti apa realisasinya seperti jalan dan lain -lain,"katanya.
Untuk RTH Kaca Mayang dan Jalan Ahmad Yani ia mengaku bahwa jangka waktu pemeliharaannya oleh pihak kontraktor akan berakhir bulan Juni 2017 ini.
"Nah sebelum masa pemeliharaannya berakhir, kita akan cek ke lapangan kembali, mana yang kurang ditambah, mana yang rusak diperbaiki, "ujarnya.
Politis Demokrat ini juga mendesak pada pihak Kejati yang saat ini menyelidiki kasus dugaan korupsi RTH itu segera mengusutnyat secara tuntas siapa dalang dan pelakunya.
"Silahkan diusut dan dilanjutkan proses hukumnya, sebab kita hanya sebagai pengawas, "cetusnya.
Ia juga menambahkan dalam masa pemeliharaan RTH meski sedang diselidiki boleh untuk diperbaiki oleh pihak kontraktor.(src)
Hal ini dilakukan, lantaran RTH tersebut bermasalah dimana hasil dan anggaran yang digelontorkan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Anggota komisi D Asri Auzar kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya akan turun dalam waktu dekat ini. Tapi sebelumnya akan dibicarakan pada pimpinan Komisi D.
"Tidah hanya RTH saja, proyek lainya juga akan dicek ke lapangan, seperti apa realisasinya seperti jalan dan lain -lain,"katanya.
Untuk RTH Kaca Mayang dan Jalan Ahmad Yani ia mengaku bahwa jangka waktu pemeliharaannya oleh pihak kontraktor akan berakhir bulan Juni 2017 ini.
"Nah sebelum masa pemeliharaannya berakhir, kita akan cek ke lapangan kembali, mana yang kurang ditambah, mana yang rusak diperbaiki, "ujarnya.
Politis Demokrat ini juga mendesak pada pihak Kejati yang saat ini menyelidiki kasus dugaan korupsi RTH itu segera mengusutnyat secara tuntas siapa dalang dan pelakunya.
"Silahkan diusut dan dilanjutkan proses hukumnya, sebab kita hanya sebagai pengawas, "cetusnya.
Ia juga menambahkan dalam masa pemeliharaan RTH meski sedang diselidiki boleh untuk diperbaiki oleh pihak kontraktor.(src)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021