PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Perketat Pengawasan Kesehatan Penumpang
3 Hari Beroperasi, Bandara SSK II Pekanbaru Layani 22 Penerbangan
Bandara SSK II Pekanbaru. /beritatrans
PEKANBARU, RiauIN.com - Pasca dibukanya penerbangan komersil di Bandara Sutan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru sejak 7 Mei 2020 sampai 10 Mei 2020, jumlah penerbangan yang dilayani sebanyak 22 penerbangan
"Baru 22 penerbangan, baik yang datang dan yang pergi, dengan jumlah penumpang sebanyak 391 penumpang. Penumpang yang masuk ke Pekanbaru 215 orang, dan yang berangkat 176 orang," kata Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Pekanbaru, Yogi Prasetiyo, Senin (11/5/2020).
Dijelaskan, pihaknya tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam melayani penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru. Dimana pemerintah telah mengatur siapa saja yang boleh bepergian dengan menggunakan pesawat terbang.
“Semua penumpang yang datang dan pergi tetap memakai protokol kesehatan. Harus memiliki dokumen yang dipersyaratkan," kata Yogi.
Dijelaskan, untuk hari pertama penerbangan dibuka pada tanggal 7 Mei terdapat 5 penerbangan kedatangan dengan jumlah 95 orang, dan 5 penerbangan keberangkatan dengan jumlah penumpang 92 penumpang. Total 187 penumpang. Sedangkan pada 8 Mei, jumlah penerbangan menjadi 7 penerbangan kedatangan dan 7 penerbangan berangkat. Namun jumlah penumpang hanya 18 orang.
Untuk tanggal 9 Mei, penerbangan hanya dua penerbangan khusus pesawat cargo, dan tidak ada maskapai yang mengangkut penumpang umum.
Sementara di tanggal 10 Mei, jumlah penerbangan meningkat 8 penerbangan kedatangan dengan jumlah penumpang 99 orang, dan 8 penerbangan keberangkatan dengan jumlah penumpang 75 orang. Total 174 orang.
Tim gugus tugas Covid-19 sudah meminta agar pemeriksaan penumpang yang masuk ke Pekanbaru lebih diperketatkan lagi. Sebab setiap orang yang datang dari luar Pekanbaru, langsung tercatat sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) setelah sampai di Pekanbaru.
“Iya, kami bersama KKP telah memindahkan alat pengukur suhu badan, termasuk tim dokternya. Semua dipindahkan ke atas di dekat check in. Insya Allah nyaman,†ungkapnya.(gha/mcr)
Berita Lainnya
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jelang Penutupan Jembatan Siak I Pekanbaru
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Jelang Penutupan Jembatan Siak I Pekanbaru