PILIHAN
Organda Minta Oknum Operator Bus Ditindak
5 Pemudik Ditemukan Positif Corona karena Tumpangi Bus Kecil
Pemeriksaan bus-bus oleh Satgas Covid-19. net
JAKARTA, RiauIN.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) menjelaskan ada lima pemudik terpapar virus corona. Hal tersebut disebabkan pemudik menumpang bus kecil yang dioperasikan oleh oknum operator nakal.
Sekjen DPP Organda Ateng Haryono meminta praktik nakal tersebut ditindak aparat hukum. Sebab itu adalah kecurangan. Pihak Organda mengaku tidak bertanggung jawab atas tindakan operator yang mengangkut pemudik dengan bus kecil. Apalagi ditemukan kasus positif corona yang tertular di dalam kendaraan.
“Itu kejadian di Kuningan. Mereka memakai mobil sekelas Grand Max dan Luxio. Mereka distop oleh Satgas Covid-19 dan di dalam itu ada 14 orang dan 5 orang positif,†ujar Ateng Haryono dalam Diskusi Online Institut Studi Transportasi, Rabu (6/4/2020), seperti dilansir dari JawaPos.
Baca Juga:
Kritik Kebijakan Menhub, Organda: Kalau Tak Bisa Mikir Ganti
Sebagaimana diketahui, pemerintah menetapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kebijakan itu untuk mengantisipasi penyebaran penularan virus korona di tengah masyarakat. Di antaranya mencegah adanya gelombang mudik.
Meski ada imbauan tidak melakukan mudik di tengah pandemi Covid-19, namun operator bus tetap saja mengangkut penumpang ke daerah. Mereka mengkali dengan mengganti armada dengan mobil kecil.
Lebih jauh Ateng mengatakan, saat ini pemerintah meminta operator bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mengurangi okupansi bus.
Baca Juga:
“Kami ketika harus mengurangi okupansi dan sebagainya, otoritas harus memberikan layanan kepada kami,†tutur Ateng Haryono.(vie)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing