Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
Disdik Riau Sayangkan Siswa SMA di Rohul Rayakan Kelulusan dengan Foto Vulgar di Medsos
PEKANBARU, RiauIN.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau menyayangkan beredarnya foto-foto perayaan kelulusan siswa SMA Negeri 1 Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan coretan di pakaian bergambar vulgar di media sosial (Medsos).
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau Ahyu Suhendra mengaku sudah mengetahui dan sudah mendapatkan laporan terkait adanya aksi coret-coret baju oleh siswa di Riau yang viral di media sosial.
"Iya benar. Itu siswa SMA Negeri 1 Kunto Darusalam, Rokan Hulu," kata Ahyu Suhendra, Senin (4/5/2020) di Pekanbaru.
Ahyu memaparkan, di sekolah tersebut sebenarnya sudah mematuhi surat edaran dari dinas pendidikan Riau dalam hal teknis pengumuman kelulusan siswa. Pengumuman kelulusan dilakukan di malam hari secara online.
"Sekolah tidak ada mengarahkan atau menyetujui aksi coret-coret kelulusan. Jadi itu murni kegiatan yang diambil oleh siswa tersebut," tegasnya.
Sementara saat disinggung terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada siswa yang melakukan kegiatan tidak senonoh tersebut pihaknya menyerahkan kepada pihak sekolah. Namun sejak kasus ini viral, siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut sudah meminta maaf.
"Mereka sudah minta maaf, ini akibat euforia mereka saja dalam merayakan kelulusanya. Itu yang kita sayangkan. Padahal surat dari dinas sudah jelas, bahkan dalan surat itu kita juga meminta orang tua untuk mengawasi anak-anaknya," jelas Ahyu.
Seperti diketahui, warganet dihebohkan dengan bentuk gambar coretan di baju seragam para siswa yang tengah merayakan kelulusannya itu. Ada satu foto siswi yang di rok bagian belakangnya digambar seperti alat kelamin laki-laki.
Pada foto-foto lainnya juga terlibat coretan-coretan vulgar lainnya. Foto viral tersebut kemudian diketahui oleh Kemendikbud.
Melalui akun Twitternya Itjen Kemendikbud, institusi tersebut akan menelusuri asal sekolah para siswa itu. Selanjutnya, Kemendikbud akan berkoordinasi melalui dinas pendidikan setempat. (nal).
Berita Lainnya
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas
Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Kategori Tidak Sehat, PM2.5 Tembus 112,8 µg/m³
DPRD Riau Buat Opsi Sanksi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal di Kampar
Diskes Riau Minta Tambahan 850 Ribu Masker ke Pusat Akibat Karhutla
Ancam 1.248 Hektare Kebun Kelapa, Pemprov Riau dan Pemkab Inhil Fokus Tangani Abrasi Kuala Selat
Pemprov Riau Usul Bantuan Pusat untuk Penataan Pesisir Inhil
Beda Data PPh Migas WK Rokan, Pemprov Riau Minta Penjelasan DJP dan SKK Migas