PILIHAN
Jubir Covid-19 Provinsi Riau: PSBB dapat Mengontrol Penyebaran Wabah
PEKANBARU, Riauin.com - Juru bicara (Jubir) Covid-19 Provinsi Riau dr. Indra Yovi menyebut, secara statistik angka kasus positif covid-19 di "Bumi Lancang Kuning" mengalami peningkatan secara signifikan.
Karenanya, pihaknya beranggapan bahwa pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dinilai menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mengontrol penyebaran wabah covid-19.
"Dengan peningkatan kasus (covid-19) yang cukup signifikan dan jumlah kasus positif yang cenderung setiap hari selalu akan bertambah, mungkin yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota lain, dengan kita melakukan PSBB kita bisa lebih dapat mengontrol dan mendapatkan kendali supaya wabah ini tidak tersebar kemana-mana," tutur dr. Indra saat memberikan informasi perkembangan covid-19 di Gedung Daerah, Pekanbaru, Kamis (16/4/2020).
Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat dapat tenang dan selalu waspada dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini.
"Lakukan pembatasan yang baik (physical distancing), cuci tangan, pakai masker, kami tak bosan menyampaikan hal tersebut. Karena hal tersebut dilakukan untuk memutus rantai transmisi (penyebaran covid-19," jelasnya.
Seperti diketahui, salah satu daerah di Provinsi Riau yang akan menerapkan PSBB adalah Kota Pekanbaru. Dijadwalkan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak 17 April 2020.(*)
Karenanya, pihaknya beranggapan bahwa pemberlakuan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dinilai menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mengontrol penyebaran wabah covid-19.
"Dengan peningkatan kasus (covid-19) yang cukup signifikan dan jumlah kasus positif yang cenderung setiap hari selalu akan bertambah, mungkin yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota lain, dengan kita melakukan PSBB kita bisa lebih dapat mengontrol dan mendapatkan kendali supaya wabah ini tidak tersebar kemana-mana," tutur dr. Indra saat memberikan informasi perkembangan covid-19 di Gedung Daerah, Pekanbaru, Kamis (16/4/2020).
Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat dapat tenang dan selalu waspada dalam menghadapi pandemi covid-19 saat ini.
"Lakukan pembatasan yang baik (physical distancing), cuci tangan, pakai masker, kami tak bosan menyampaikan hal tersebut. Karena hal tersebut dilakukan untuk memutus rantai transmisi (penyebaran covid-19," jelasnya.
Seperti diketahui, salah satu daerah di Provinsi Riau yang akan menerapkan PSBB adalah Kota Pekanbaru. Dijadwalkan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan sejak 17 April 2020.(*)
Berita Lainnya
Ratusan Koperasi Pasif di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Intervensi Harga Sembako di Pekanbaru, Mobil Pak Aman Jangkau Warga hingga Akhir Juli
Pemko Pekanbaru Agendakan Pembekalan Serentak bagi Ketua RT dan RW Terpilih
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW
Ratusan Koperasi Pasif di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Intervensi Harga Sembako di Pekanbaru, Mobil Pak Aman Jangkau Warga hingga Akhir Juli
Pemko Pekanbaru Agendakan Pembekalan Serentak bagi Ketua RT dan RW Terpilih
Tak Lagi Sekadar Penertiban, Pemko Pekanbaru Rancang Penanganan Terpadu Pengemis
Pemko Pekanbaru Perketat Pengawasan Pedagang Kaki Lima di Ruas Jalan Utama
Pemko Pekanbaru Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus RT dan RW