PILIHAN
Operasi Antik Berakhir, Granat Apresiasi Kinerja Polres Kepulauan Meranti
SELATPANJANG, Riauin.com - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Nasional Anti Narkotik (DPC-Granat) Kabupaten Meranti mengapresiasi kepada aparat Kepolisian Polres Kabupaten Meranti yang telah sukses melaksanakan Giat Operasi Antik (Anti Narkotik) 2019 yang berlangsung dari tanggal 11 November 2019 hingga 2 Desember 2019.
Kegiatan yang telah dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti merujuk kepada Undang-ndang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Ketua DPC-Granat Kabupaten Kepulauan Meranti, Darma Citara, mengucapkan apresiasi kepada pihak Kepolisian Polres Meranti yang telah menggelar Operasi Antik dengan tujuan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika atau narkoba khususnya Kabupaten Meranti.
Selanjutnya, Darma berharap pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti bisa menggelar Konferensi Pers dari hasil pengungkapan kasus Narkotika selama jalannya Operasi Antik tahun 2019 yang telah berakhir pada 2 Desember 2019 lalu.
"Harapan kita, dengan menggelar Konferensi Pers, kita dan seluruh masyarakat Kabupaten Meranti bisa mengetahui kasus Narkoba di Kabupaten Meranti apakah meningkat atau menurun dari tahun-tahun yang lalu." jelas.
Tidak hanya itu, menurut Darma, perlu diketahui juga dalam pengungkapan kasus Narkoba selama Operasi Antik tahun 2019 berapa jumlah tersangka.
"Selain jumlah tersangka, dari beberapa kasus Narkoba yang berhasil diungkapkan benar-benar bandar Narkoba bukan hanya kurir dan pengguna yang hanya dijadikan korban," pungkasnya.(int/nol)
Kegiatan yang telah dilaksanakan Polres Kepulauan Meranti merujuk kepada Undang-ndang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Ketua DPC-Granat Kabupaten Kepulauan Meranti, Darma Citara, mengucapkan apresiasi kepada pihak Kepolisian Polres Meranti yang telah menggelar Operasi Antik dengan tujuan untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika atau narkoba khususnya Kabupaten Meranti.
Selanjutnya, Darma berharap pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti bisa menggelar Konferensi Pers dari hasil pengungkapan kasus Narkotika selama jalannya Operasi Antik tahun 2019 yang telah berakhir pada 2 Desember 2019 lalu.
"Harapan kita, dengan menggelar Konferensi Pers, kita dan seluruh masyarakat Kabupaten Meranti bisa mengetahui kasus Narkoba di Kabupaten Meranti apakah meningkat atau menurun dari tahun-tahun yang lalu." jelas.
Tidak hanya itu, menurut Darma, perlu diketahui juga dalam pengungkapan kasus Narkoba selama Operasi Antik tahun 2019 berapa jumlah tersangka.
"Selain jumlah tersangka, dari beberapa kasus Narkoba yang berhasil diungkapkan benar-benar bandar Narkoba bukan hanya kurir dan pengguna yang hanya dijadikan korban," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang