• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
    • DPRD Pekanbaru
    • DPRD Riau
    • DPRD Inhil
    • DPRD Inhu
  • More
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Siak
    • Indragiri Hulu
    • Indragiri Hilir
    • Bengkalis
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Meranti
    • Dumai
    • Kampar
    • Galeri Foto
    • Video
    • Pemilu
    • Sumbar
    • Kepri
    • Peristiwa
    • Olahraga
    • TNI/Polri
    • Tokoh
    • CSR
    • Advertorial
    • Kesehatan
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
  • Home
  • Politik
  • Hukrim
  • Nasional
  • Riau
  • Iptek
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Opini
  • Pilkada
  • Pendidikan
  • DPRD
  • Pekanbaru
  • Pelalawan
  • Siak
  • Indragiri Hulu
  • Indragiri Hilir
  • Bengkalis
  • Kuantan Singingi
  • Rokan Hilir
  • Rokan Hulu
  • Meranti
  • Dumai
  • Kampar
  • Galeri Foto
  • Video
  • Pemilu
  • Sumbar
  • Kepri
  • Peristiwa
  • Olahraga
  • TNI/Polri
  • Tokoh
  • CSR
  • Advertorial
  • Kesehatan
  • DPRD Pekanbaru
  • DPRD Riau
  • DPRD Inhil
  • DPRD Inhu
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
PILIHAN
Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
10 Juli 2026
Bupati Kuansing Suhardiman Amby Ditahan KPK, Netizen Soroti Pernyataan Lama 'Siapkan Tiang Gantungan'
10 Juli 2026
Sebut Rekomendasi Lahan Rentan Kongkalikong, LSM Suluh Kuansing Dukung KPK Periksa Kadisbun
10 Juli 2026
Usut Suap Jabatan dan Izin Hutan Kuansing, KPK Cecar Keluarga Bupati hingga Dua Direktur Korporasi
09 Juli 2026
Bukan Soal Jabatan Politik, Juprizal Dipanggil KPK Terkait Urusan KUD Prima Sehati
09 Juli 2026

  • Home
  • Meranti

Wabup Meranti Sependapat Dengan Menteri Pendidikan, Tugas Utama Guru Adalah Mengajar Bukan Menyiapkan Administrasi

Redaksi
Senin, 25 November 2019 15:20:11 WIB
Cetak

Meranti, Riauin.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, mengaku sependapat dengan Menteri Pendidikan RI Nadiem Makarim terkiat tugas utama guru sebagai pengajar bukan menyiapkan administrasi, untuk itu perlu dilakukan reformasi program pendidikan secara menyeluruh agar anggaran pendidikan yang snagat besar tidak sia-sia dan tujuan dari pendidikan dapat tercapai.

"Saya sepakat dengan penyataan Menteri Pendidikan RI bahwa tugas utama guru adalah mengajar bukan menyiapkan administrasi yang menyita waktu," demikian dikatakan Wabup, dihadapan para guru saat menghadiri acara Ramah Tamah Guru Se-Kabupaten Meranti, di Lapangan Afifa Futsal, Selatpanjang, Senin (25/11/2019).

Menurutnya apa yang terjadi saat ini, dimana para guru lebih disibukan dengan urusan adminsitrasi sangat tidak efektif bagi peningkatan kualitas pendidikan. Untuk itu ia menyarankan agar dilakukan reformasi pola pendidikan di Indonesia.

Seperti diketahui, tugas utama guru adalah untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi pada kenyataannya lebih sering diberi aturan dibandingkan pertolongan.

Misi guru untuk meningkatkan kecerdasan siswa melalui pembelajaran yang maksimal, tetapi waktu guru justru habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.
Semua menyadari bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi para guru dipaksa mengejar angka-angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.

Selain itu yang menjadi sorotan Wakil Bupati Meranti adalah kurikulum dan buku pembelajaran yang selalu berganti tiap tahun. Hal ini menurutnya cukup membingungkan dan menyebabkan pembekakan biaya pendidikan. Sementara tidak memberikan dampak yang berbanding luruh dengan kecerdasan peserta didik.

Iapun menyarankan kepada Pemerintah Pusat untuk memutus mata rantai 'Mafia Buku' yang selama ini terjadi. Jika permasalahan-permasalahan itu tak segera dituntaskan Wabup Meranti meyakini anggaran pendidikan yang berjumlah triliunan tak akan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

"Yang terpenting reformasi sistem pengajaran, jika tidak berapa besarpun anggaran pendidikan tidak akan memberikan dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan di Indonesia khususnya di Kepulauan Meranti," jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup juga menyinggung soal pembentukan sekolah unggul di Kepulauan Meranti mulai dari tingkat SD hingga SMU yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Menurutnya sekolah tak perlu banyak yang terpenting adalah berkualitas. Dan yang tak kalah penting penguatan kualitas guru pengajar disemua mata pelajaran.

"Sehingga anak-anak Meranti tidak perlu lagi belajar keluar hanya untuk bersekolah di sekolah unggul, saya minta Dinss Pendidikan dapat memprogramkan," ucapnya.

Terakhir masalah pendidikan akhlak dan agama bagi peserta didik, menurut Wabup Meranti, Pemerintah Kepulauan Meranti sangat berkomitmen terhadap masalah pendidikan ahlak, karena kecerdasan tanpa disertai ahlak yang baik dapat menjerumuskan generasi penerus pada hal yang tak baik.

"Untuk itu Pengetahuan Akhlah Agama jangan sampai ditinggalkan dan harus sering sejalan dengan pengetahuan umum," ujarnya.

Sebagai implementasi kebijakan itu, Pemkan. Meranti baru baru ini telah mencairkan honor kepada para guru Kemenag ia berharap dengan dana itu dapat lebih memotivasi para guru agama untuk mengajar pengetahuan ahlak kepada generasi penerus Meranti.

Dalam kegiatan itu, juga dikemas dengan sesi dialog antara guru dengan Wakil Bupati dan Forkopimda yang hadir. Dalam tanya tawab banyak membahas soal peningkatan kesejahteraan guru salah satunya guru honorer, selain itu juga meminta Pemda untuk memperjuangkan nasip guru Honorer K2 yang ternyata masih banyak di Meranti.

Menyikapi hal itu, Wakil Bupati H. Said Hasyim melalui Dinas terkait akan berupaya keras untuk mencarikan solusi terbaik mulai dari penganggaran hingga loby-loby ketingkat Provinsi dan Pusat.

Selain itu juga dibahas salah satu isu yang sedang hangat-hangatnya saat ini yakni kriminalisasi guru oleh oknum Wali Murid akibat prilaku guru yang dianggap menganiaya peserta didik.

Pertanyaan itu coba dijawab oleh Kapolres Meranti AKBP. Taufik Nurhidayat, ia mengaku siap membantu namun untuk persoalan itu ia masih menunggu instruksi dari pusat.

"Kami siap melakukan perlindungan kepada guru yang dikriminalisasi, apakah masuk ranah pidana atau tidak, dan kami berpesan kepada para guru tetap menjadi tauladan bagi murid menjadi generasi yang baik," jelasnya.

Iapun Juga meminta dukungan tenaga pendidik untuk memberikan nasehat kepada anak didik untuk senantiasa melakukan hal positif dan menjauhi Narkoba apalagi saat ini banyak kasus kasus yang ditangani oleh Kepolisian melibatkan anak-anak dan remaja. (Syah)




[Ikuti Riauin.com Melalui Sosial Media]


Riauin.com

Berita Lainnya

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran

Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman

Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari

Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas

Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal

Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang

TERPOPULER +INDEKS
  • 1 Beda Gaya di Acara Pacu Jalur: Plt Bupati Mukhlisin Pilih Tampil Tradisional Tanpa Kacamata Hitam
  • 2 Usut Suap Jabatan dan Izin Hutan Kuansing, KPK Cecar Keluarga Bupati hingga Dua Direktur Korporasi
  • 3 Bukan Soal Jabatan Politik, Juprizal Dipanggil KPK Terkait Urusan KUD Prima Sehati
  • 4 Kasus Bupati Kuansing Melebar, KPK Sita Uang Ribuan Dolar dari Ketua DPRD
  • 5 Gurita Dugaan Korupsi Bupati Kuansing Non Aktif Suhardiman Amby Mulai Dikuliti KPK
  • 6 Siasat Sembunyikan Mobil Suap Gagal, KPK Sita Land Cruiser Bupati Kuansing di Pematangsiantar
  • 7 Absen Paripurna, Ketua DPRD Kuansing Juprizal Diperiksa KPK di Pekanbaru
  • 8 Bupati Kuansing Pernah Ingatkan Stafsusnya: Kalau Ndak Kaya, Masuk Penjara
  • 9 Pasca-OTT KPK, Faksi Pejabat Eselon II Pemkab Kuansing Dilaporkan Pecah Tiga
Terkini +INDEKS

Payung Sekaki dan Rumbai Jadi Titik Terparah Karhutla Pekanbaru

11 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Gandeng Apjatel Riau Putus Kabel Internet Ilegal
11 Juli 2026
Jalur Laut Riau Masih Rawan, Sabu 8 Kilogram Asal Malaysia Diselundupkan Lewat Bengkalis
11 Juli 2026
Hotspot di Riau Naik Jadi 24 Titik, Potensi Hujan Petir Masih Mengintai
11 Juli 2026
Ingin Tembus Perusahaan Multinasional? Intip Tips Alumni Universitas Pertamina
10 Juli 2026
Merajut Kembali Mimpi yang Hanyut: Kisah Pengrajin Tenun Srikandi Serumpun Bangkit Bersama PHR
10 Juli 2026
Sanitasi Buruk di Rumbai Barat Pekanbaru Picu Diare Fatal, Dua Warga Meninggal
10 Juli 2026
Pemko Pekanbaru Gencarkan Razia Antisipasi Penularan HIV dan Perilaku Menyimpang
10 Juli 2026
KPK Usut Keterkaitan Duit Suap Lahan Kuansing dengan Laporan Gratifikasi Menhut
10 Juli 2026
Populasi Buaya Tinggi, Warga Rohil Diminta Waspada Usai Nelayan Tewas Diterkam
10 Juli 2026

KABUPATEN+INDEKS
  • 1 Pekanbaru
  • 2 Pelalawan
  • 3 Siak
  • 4 Indragiri Hulu
  • 5 Indragiri Hilir
  • 6 Bengkalis
  • 7 Kuantan Singingi
  • 8 Rokan Hilir
  • 9 Rokan Hulu
  • 10 Meranti
  • 11 Dumai
  • 12 Kampar
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Riauin.com ©2015 By Delapa Media Tenologi | All Right Reserved