PILIHAN
Pemprov Riau Kaji Rencana Pinjaman Uang Rp4,4 Triliun untuk Infrastruktur
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih terus mengkaji rencana peminjaman uang kepada pihak ketiga untuk pembangunan infrastruktur jalan.
Demikian disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan, Ahad (3/11/2019).
"Iya di APBD perubahan ada kegiatan kajian untuk pembiayaan pembangunan khususnya untuk infrastruktur," katanya.
Dia mengatakan, kajian itu untuk menentukan langkah Pemprov Riau apakah perlu tidak melakukan pinjaman, jika perlu bentuknya seperti apa.
"Mekanisme ini yang sedang dilakukan kajian oleh Bappeda Riau. Karena keuangan daerah terbatas, maka salah satu jalannya adalah melalui beberapa cara, baik itu dengan cara pinjaman, obligasi daerah, atau lainnya," paparnya.
Disinggung soal rencana Pemprov Riau akan pinjam uang sebesar Rp4,4 triliun ke PT SMI, Ahmad Syah menyatakan wacana itu belum final.
"Kemarin muncul angka itu (Rp4,4 triliun) baru perkiraan-perkiraan. Tapi bisa saja angka itu, tapi semuanya menunggu hasil kajian. Misalnya perbaikan jalan dan jembatan dibutuhkan anggaran berapa dan mekanismenya seperti apa," tukasnya.(int/nol)
Demikian disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan, Ahad (3/11/2019).
"Iya di APBD perubahan ada kegiatan kajian untuk pembiayaan pembangunan khususnya untuk infrastruktur," katanya.
Dia mengatakan, kajian itu untuk menentukan langkah Pemprov Riau apakah perlu tidak melakukan pinjaman, jika perlu bentuknya seperti apa.
"Mekanisme ini yang sedang dilakukan kajian oleh Bappeda Riau. Karena keuangan daerah terbatas, maka salah satu jalannya adalah melalui beberapa cara, baik itu dengan cara pinjaman, obligasi daerah, atau lainnya," paparnya.
Disinggung soal rencana Pemprov Riau akan pinjam uang sebesar Rp4,4 triliun ke PT SMI, Ahmad Syah menyatakan wacana itu belum final.
"Kemarin muncul angka itu (Rp4,4 triliun) baru perkiraan-perkiraan. Tapi bisa saja angka itu, tapi semuanya menunggu hasil kajian. Misalnya perbaikan jalan dan jembatan dibutuhkan anggaran berapa dan mekanismenya seperti apa," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Camat di Pekanbaru Kini Punya Kuasa Evaluasi dan Usulkan Copot Lurah
Pemko Pekanbaru Siap Tambah Anggaran untuk Percepat Perbaikan Jalan
Dongkrak Indeks Akademis, Pekanbaru Raih Nilai Kompetensi Siswa Tertinggi di Sumatera
Gunakan Alat Berat, Satpol PP Pekanbaru Robohkan Puluhan Lapak di Atas Trotoar Jalan HR Soebrantas
Pemko Pekanbaru Sebar 15 Armada Operasional demi Percepat Penanganan Drainase dan Sampah
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak