PILIHAN
Seorang Pasien DBD di Kepulauan Meranti Meninggal Dunia
MERANTI, Riauin.com - Wabah demam berdarah dengue (DBD) menelan korban. Seorang pasien atas nama Nabil Halimah (7) meninggal dunia di RSUD Kepulauan Meranti, Riau.
Anak perempuan dari pasangan M Nasir dan Nursiah ini menghembuskan nafas terakhir pada hari Jumat tanggal 1 November 2019 di RSUD Jalan Dorak Selatpanjang. Sebelumnya, Nabil Halimah sempat dirawat di RSUD sejak, Rabu (30/10/2019).
"Dia dirawat sejak Rabu," kata Kasi Yanmed RSUD Kepulauan Meranti, dr Aisyah Bee kepada wartawan, Jumat (1/11/2019).
Aisyah Bee mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut terkait kematian warga Banglas Barat itu. "Besok saja ke RSUD, kita juga masih mengumpulkan informasi tentang masalah ini," ujarnya.
Di tempat terpisah, Kades Banglas Barat, Asnawi Nazar membenarkan kejadian itu. Kata Asnawi, keluarga M Nasir merupakan warga Jalan Mahmud Gang Sri Alam RT02 RW01 Dusun Bandar Suir.
"Di sini merupakan wilayah baru kasus DBD. Kemarin sempat booming di Dusun Perumbi dan Rintis dan sudah kita lakulan abatesasi serta foging," aku Asnawi.
"Baru semalam (Kamis 31 Oktober 2019-red) kita buatkan SKTM untuk pasien," kenang Asnawi.
Terhadap musibah ini, Asnawi segera memanggil perangkat desa dan masyarakat untuk menggelar rapat koordinasi. Rencananya mereka akan lebih maksimal melakukan abatesasi dan gotong royong di semua dusun (Semulut, Bandar Suir, Rintis, dan Perumbi) yang ada di Desa Banglas Barat.
"Malam ini kita rapat. Kita akan maksimalkan abatesasi dan gotong royong," ujar Asnawi.(int/nol)
Anak perempuan dari pasangan M Nasir dan Nursiah ini menghembuskan nafas terakhir pada hari Jumat tanggal 1 November 2019 di RSUD Jalan Dorak Selatpanjang. Sebelumnya, Nabil Halimah sempat dirawat di RSUD sejak, Rabu (30/10/2019).
"Dia dirawat sejak Rabu," kata Kasi Yanmed RSUD Kepulauan Meranti, dr Aisyah Bee kepada wartawan, Jumat (1/11/2019).
Aisyah Bee mengaku belum bisa memberi keterangan lebih lanjut terkait kematian warga Banglas Barat itu. "Besok saja ke RSUD, kita juga masih mengumpulkan informasi tentang masalah ini," ujarnya.
Di tempat terpisah, Kades Banglas Barat, Asnawi Nazar membenarkan kejadian itu. Kata Asnawi, keluarga M Nasir merupakan warga Jalan Mahmud Gang Sri Alam RT02 RW01 Dusun Bandar Suir.
"Di sini merupakan wilayah baru kasus DBD. Kemarin sempat booming di Dusun Perumbi dan Rintis dan sudah kita lakulan abatesasi serta foging," aku Asnawi.
"Baru semalam (Kamis 31 Oktober 2019-red) kita buatkan SKTM untuk pasien," kenang Asnawi.
Terhadap musibah ini, Asnawi segera memanggil perangkat desa dan masyarakat untuk menggelar rapat koordinasi. Rencananya mereka akan lebih maksimal melakukan abatesasi dan gotong royong di semua dusun (Semulut, Bandar Suir, Rintis, dan Perumbi) yang ada di Desa Banglas Barat.
"Malam ini kita rapat. Kita akan maksimalkan abatesasi dan gotong royong," ujar Asnawi.(int/nol)
Berita Lainnya
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang
Arus Balik di Pelabuhan Selatpanjang Melonjak Dua Kali Lipat pada H+1 Lebaran
Perayaan Imlek di Meranti, Festival Perang Air Cian Cui Perkuat Pariwisata dan Keberagaman
Festival Perang Air Meranti Masuk Kalender KEN 2026, Digelar 17-22 Februari
Bantan Jadi Jalur Transit Narkoba? Nelayan dan Tokoh Masyarakat Serukan Aksi Tegas
Perempuan Melayu Kabupaten Meranti Gelar Halal Bihalal
Jelang Mudik Lebaran, Satpolairud Polres Meranti Cek Kelayakan Kapal Penumpang