PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Jalan Tol Pekanbaru - Dumai Stimulus Pembangunan dan Ekonomi di Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru - Dumai saat ini terus digesa. Jalan bebas hambatan yang melintasi Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Bengkalis dan Kota Dumai ini memiliki sepanjang 131 kilometer dan diharapkan menjadi stimulus pembangunan di Provinsi Riau.
Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, mengumpulkan seluruh unsur dan instansi, serta pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pembangunan jalan bebas hambatan untuk meningkatkan perekonomiam di Bumi Lancang Kuning.
"Kita perlu mengetahui sudah sejauh mana proses pembangunannya. Apa saja kendala yang muncul saat ini, agar dapat segera diselesaikan. Juga mengantisipasi permasalahan yang akan muncul kedepannya," kata Syamsuar kepada waratawan, Kamis (24/10/2019).
Syamsuar berharap, Jalan Tol Pekanbaru - Dumai bisa dibuka secara fungsional di akhir tahun ini, agar menjadi stimulus pembangunan yang merata di seluruh Riau. Dan dapat meningkatkan, serta memudahkan akses Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau sekaligus kota bisnis dan Dumai sebagai kota pelabuhan, dengan industri perminyakan yang maju, dan agribisnis.
"Proyek Jalan Tol Pekanbaru - Dumai merupakan proyek strategis nasional, yang mulai dikerjakan pada tahun 2016 dan menelan biaya sekitar Rp 16,21 triliun. Kita berharap, masyarakat bisa menikmati jalan tol ini sesegera mungkin," ungkap Syamsuar.
Jalan Tol Pekanbaru - Dumai memiliki enam seksi ruas. Diantaranya, seksi I Pekanbaru-Minas (9,5 km), Seksi II Minas-Petapahan (24,1km), seksi III Petapahan-Kadis Utara (16,9km), seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan (27,23 km), seksi V Duri Selatan-Duri Utara (27,23), dan Seksi VI Duri Utara-Dumai (24,65 km).(int/nol)
Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, mengumpulkan seluruh unsur dan instansi, serta pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pembangunan jalan bebas hambatan untuk meningkatkan perekonomiam di Bumi Lancang Kuning.
"Kita perlu mengetahui sudah sejauh mana proses pembangunannya. Apa saja kendala yang muncul saat ini, agar dapat segera diselesaikan. Juga mengantisipasi permasalahan yang akan muncul kedepannya," kata Syamsuar kepada waratawan, Kamis (24/10/2019).
Syamsuar berharap, Jalan Tol Pekanbaru - Dumai bisa dibuka secara fungsional di akhir tahun ini, agar menjadi stimulus pembangunan yang merata di seluruh Riau. Dan dapat meningkatkan, serta memudahkan akses Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau sekaligus kota bisnis dan Dumai sebagai kota pelabuhan, dengan industri perminyakan yang maju, dan agribisnis.
"Proyek Jalan Tol Pekanbaru - Dumai merupakan proyek strategis nasional, yang mulai dikerjakan pada tahun 2016 dan menelan biaya sekitar Rp 16,21 triliun. Kita berharap, masyarakat bisa menikmati jalan tol ini sesegera mungkin," ungkap Syamsuar.
Jalan Tol Pekanbaru - Dumai memiliki enam seksi ruas. Diantaranya, seksi I Pekanbaru-Minas (9,5 km), Seksi II Minas-Petapahan (24,1km), seksi III Petapahan-Kadis Utara (16,9km), seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan (27,23 km), seksi V Duri Selatan-Duri Utara (27,23), dan Seksi VI Duri Utara-Dumai (24,65 km).(int/nol)
Berita Lainnya
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru