PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Dampak Lain Pembangunan RoRo Dumai-Malaka, Narkoba akan Mudah Masuk ke Riau
PEKANBARU, Riauin.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Malaysia bekerja sama membangun RoRo Dumai-Malaka. Akses penyeberangan ini dikhawatirkan berdampak terhadap mudahnya peredaran narkoba di Bumi Lancang Kuning.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution saat sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Provinsi Riau, di Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (23/10/2019).
"Pemerintah sekarang tengah membangun kerjasama RoRo Dumai-Malaka yang Insya Allah dalam waktu dekat bisa segera dioperasikan," katanya.
"Kemudian akan ada akses baru lagi dari Bengkalis ke Johor, Malaysia. Dengan adanya dua akses ini konsekuensinya akan memudahkan peredaran narkoba," sambungnya.
Apalagi, lanjutnya, saat ini Riau merupakan provinsi tertinggi kelima peredaran Narkoba di Indonesia. Tentu ini sangat mengkhawatirkan masyarakat yang tinggal di Bumi Lancang Kuning.
"Provinsi Riau merupakan daerah rawan yang cukup strategis untuk peredaran narkotika, terutama sebagai pintu masuk narkoba dari negara tetangga, khususnya daerah yang berbatasan langsung dengan luar negeri," paparnya.
"Kita sama-sama mengetahui, beberapa daerah di Riau seperti Pulau Bengkalis, Rupat, Rangsang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Di sana banyak jalan tikus tempat peredaran narkoba," tambahnya.
Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di dua jalur itu, Edy menyebutkan pihaknya sudah sepakat dengan Pemerintah Malaysia untuk memerangi peredaran narkoba.
"Jadi kita tidak hanya berkerja sama dalam penyeberangan RoRo Dumai-Malaka, tapi juga sepakat memerangi peredaran narkoba," cakapnya.(int/nol)
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution saat sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Provinsi Riau, di Hotel Premiere Pekanbaru, Rabu (23/10/2019).
"Pemerintah sekarang tengah membangun kerjasama RoRo Dumai-Malaka yang Insya Allah dalam waktu dekat bisa segera dioperasikan," katanya.
"Kemudian akan ada akses baru lagi dari Bengkalis ke Johor, Malaysia. Dengan adanya dua akses ini konsekuensinya akan memudahkan peredaran narkoba," sambungnya.
Apalagi, lanjutnya, saat ini Riau merupakan provinsi tertinggi kelima peredaran Narkoba di Indonesia. Tentu ini sangat mengkhawatirkan masyarakat yang tinggal di Bumi Lancang Kuning.
"Provinsi Riau merupakan daerah rawan yang cukup strategis untuk peredaran narkotika, terutama sebagai pintu masuk narkoba dari negara tetangga, khususnya daerah yang berbatasan langsung dengan luar negeri," paparnya.
"Kita sama-sama mengetahui, beberapa daerah di Riau seperti Pulau Bengkalis, Rupat, Rangsang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Di sana banyak jalan tikus tempat peredaran narkoba," tambahnya.
Untuk mengantisipasi peredaran narkoba di dua jalur itu, Edy menyebutkan pihaknya sudah sepakat dengan Pemerintah Malaysia untuk memerangi peredaran narkoba.
"Jadi kita tidak hanya berkerja sama dalam penyeberangan RoRo Dumai-Malaka, tapi juga sepakat memerangi peredaran narkoba," cakapnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Pemko Pekanbaru Hubungkan Data BPN dan Pajak untuk Pangkas Hambatan Sertifikat Tanah
Disperindag Diminta Usut Dugaan Monopoli Tengkulak Pemicu Lonjakan Harga Pangan di Pekanbaru