PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
BMKG Sebut Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap, Jarak Pandang 2 Kilometer
PEKANBARU, Riauin.com - Kabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sempat hilang beberapa waktu lalu. Namun kabut asap ini kembali muncul menyelimuti Pekanbaru meski tak separah dan sepekat sebelumnya, tetapi tetap membuat jarak pandang terbatas.
Menurut Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki bahwa berdasarkan data yang dimiliki BMKG, kabut asap memang kembali terjadi di Pekanbaru hingga mengakibatkan jarak pandang di Pekanbaru menjadi terbatas.
"Akibat kabut asap, jarak pandang di Pekanbaru pada saat ini hanya 2 kilometer saja. Memang tidak separah yang sebelumnya tetapi jarak pandang sendiri menjadi terbatas," terang Marzuki, Jumat (11/10/2019).
"Dibanding dengan hari yang sebelumnya, jarak pandang memang terpantau menurun. Hari sebelumnya jarak pandang sekitar 2,5 kilometer dan hari ini 2 kilometer, terjadi sedikit penurunan," sebutnya.
Sementara itu, menurut Dedi salah seorang warga yang tinggal di Panam, kabut asap mulai ia rasakan kembali sejak tiga hari belakangan ini.
"Kami melihat asap kembali menyelimuti Pekanbaru meski tak terlalu pekat. Dan saat saya membaca media, yang dilihat itu tidak sepenuhnya terjadi karena asap, itu kata BMKG," ujarnya.
"Mungkin dikarenakan Rimbo Panjang kembali terbakar ya. Dan asapnya sampai ke sini. Karena daerah Rimbo Panjangkan memang sering terjadi kebakaran," tukasnya.
Ia berharap semoga kabut asap tidak pekat seperti yang sebelumnya. Dan kabut asap cepat berakhir. "Dan saya juga berharap hujan kembali turun sehingga bisa secepatnya memadamkan titik-titik api yang kembali muncul," tutupnya.(int/nol)
Menurut Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Marzuki bahwa berdasarkan data yang dimiliki BMKG, kabut asap memang kembali terjadi di Pekanbaru hingga mengakibatkan jarak pandang di Pekanbaru menjadi terbatas.
"Akibat kabut asap, jarak pandang di Pekanbaru pada saat ini hanya 2 kilometer saja. Memang tidak separah yang sebelumnya tetapi jarak pandang sendiri menjadi terbatas," terang Marzuki, Jumat (11/10/2019).
"Dibanding dengan hari yang sebelumnya, jarak pandang memang terpantau menurun. Hari sebelumnya jarak pandang sekitar 2,5 kilometer dan hari ini 2 kilometer, terjadi sedikit penurunan," sebutnya.
Sementara itu, menurut Dedi salah seorang warga yang tinggal di Panam, kabut asap mulai ia rasakan kembali sejak tiga hari belakangan ini.
"Kami melihat asap kembali menyelimuti Pekanbaru meski tak terlalu pekat. Dan saat saya membaca media, yang dilihat itu tidak sepenuhnya terjadi karena asap, itu kata BMKG," ujarnya.
"Mungkin dikarenakan Rimbo Panjang kembali terbakar ya. Dan asapnya sampai ke sini. Karena daerah Rimbo Panjangkan memang sering terjadi kebakaran," tukasnya.
Ia berharap semoga kabut asap tidak pekat seperti yang sebelumnya. Dan kabut asap cepat berakhir. "Dan saya juga berharap hujan kembali turun sehingga bisa secepatnya memadamkan titik-titik api yang kembali muncul," tutupnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling