PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
BBM Bersubsidi Dibatasi di Riau, Pemprov Tuding Pertamina Kurang Sosialisasi
Pekanbaru, Riauin.com - Dalam beberapa hari terakhir antrean panjang terlihat di beberapa SPBU di Pekanbaru. Hal ini karena mulai diberlakukannya pembatasan penyaluran Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yakni jenis Solar dan Premium untuk wilayah Riau oleh Pertamina. Namun sayangnya Pertamina dinilai tidak mensosialisasikan adanya pembatasan tersebut.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Indra. Ia berharap pihak Pertamina bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut sebab Riau masih 'bergangtung' terhadap BBM jenis Solar dan Premium.
“Pembatasan Solar dan Premium itu sebenarnya ada kesalahan dari kawan-kawan Pertamina yang tidak mensosialisasikannya," ujarnya, Jumat (4/10/2019).
Indra menjelaskan sebenarnya di beberapa provinsi BBM jenis premim sudah dikurangi bahkan sudah dihapus, salah satunya adalah Provinsi Sumatera Barat. Di daerah tersebut Premium digantikan dengan Pertalite. Sedangkan Riau masih mendapatkan jatah Premium karena merupakan daerah penghasil Migas.
Dikatakannya lagi untuk BBM jenis premium yang oktannya masih tinggi membuat pemerintah masih merugi. Sehingga BBM jenis premium dan solar akan mulai digantikan dengan oktan yang lebih rendah. Dan Riau termasuk salah satu daerah yang akan mengurangi premium dan solar.
“Untuk itulah kita minta pihak Pertamina mensosialisasikannya,†ungkap Indra.
Ketika disinggung mengenai penyaluran BBM jenis Premium dan Solar, antar kuota dan penyalurannya sudah melebihi. Indra menjelaskan tidak ada kelebihan kuota dan penyaluran. Namun perlu ada penambahan kuota menjelang akhir tahun. Dimana setiap tahunnya selalu diminta penambahan kuota untuk Riau.
“Kuotanya kan 600-an, cuma menjelang akhir tahun takutnya nanti kurang. Tentu kawan-kawan dari Pertamina kan sudah kita sampaikan, melalui rapat bersama Sekda. Nah di situlah Insya Allah mereka akan menambah kuota kita,†tegas Indra.(int/nol)
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Provinsi Riau, Indra. Ia berharap pihak Pertamina bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut sebab Riau masih 'bergangtung' terhadap BBM jenis Solar dan Premium.
“Pembatasan Solar dan Premium itu sebenarnya ada kesalahan dari kawan-kawan Pertamina yang tidak mensosialisasikannya," ujarnya, Jumat (4/10/2019).
Indra menjelaskan sebenarnya di beberapa provinsi BBM jenis premim sudah dikurangi bahkan sudah dihapus, salah satunya adalah Provinsi Sumatera Barat. Di daerah tersebut Premium digantikan dengan Pertalite. Sedangkan Riau masih mendapatkan jatah Premium karena merupakan daerah penghasil Migas.
Dikatakannya lagi untuk BBM jenis premium yang oktannya masih tinggi membuat pemerintah masih merugi. Sehingga BBM jenis premium dan solar akan mulai digantikan dengan oktan yang lebih rendah. Dan Riau termasuk salah satu daerah yang akan mengurangi premium dan solar.
“Untuk itulah kita minta pihak Pertamina mensosialisasikannya,†ungkap Indra.
Ketika disinggung mengenai penyaluran BBM jenis Premium dan Solar, antar kuota dan penyalurannya sudah melebihi. Indra menjelaskan tidak ada kelebihan kuota dan penyaluran. Namun perlu ada penambahan kuota menjelang akhir tahun. Dimana setiap tahunnya selalu diminta penambahan kuota untuk Riau.
“Kuotanya kan 600-an, cuma menjelang akhir tahun takutnya nanti kurang. Tentu kawan-kawan dari Pertamina kan sudah kita sampaikan, melalui rapat bersama Sekda. Nah di situlah Insya Allah mereka akan menambah kuota kita,†tegas Indra.(int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling