PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Pemko Pekanbaru Diminta Cari Alternatif Bagi PKL yang Digusur
PEKANBARU, Riauin.com - Aksi protes yang disampaikan oleh para pedagang kaki lima (PKL) ke kantor Satpol PP Pekanbaru beberapa waktu lalu karena tidak terima digusur, mendapat tanggapan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.
Menurut H Fatullah, seharusnya sebelum dilakukan penggusuran Pemerintah Kota menyediakan alternatif bagi pedagang harus pindah ke lokasi yang dinilai tepat.
Karena diketahui lokasi PKL berjualan tepatnya di Jalan Kopi (Pasar Pusat) selama ini akan dibangun taman oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Seharusnya bapak Walikota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sebelum orang digusur harus ada tempat penampungannya. Jangan sampai orang teraniaya, apalagi pedagang ini mencari makan, jadi jangan sampai disusahkan orang lagi. Apalagi di situasi ekonomi seperti ini. Kita minta kepada kepala DPP Pak Ingot, carikan alternatif bagaimana caranya pedagang jangan jadi susah dan sengsara," tegas Politisi Gerindra ini.
Dimana diketahui lokasi tersebut akan dibangun taman oleh pengelola Pasar Sukaramai atau Pasar Ramayana. Fatullah menambahkan jika memang dibuat taman, ia berharap harus adanya pengawasan dari Pemko dalam hal ini Satpol PP.
"Harus ada pengawasan dari Satpol PP nya, jangan taman yang sudah dibuat malah disalahgunakan, apalagi dijadikan tempat maksiat. Jika dibuat taman kita setuju, tapi harus ada pengawasannya," tambah Fatullah. (int/nol)
Menurut H Fatullah, seharusnya sebelum dilakukan penggusuran Pemerintah Kota menyediakan alternatif bagi pedagang harus pindah ke lokasi yang dinilai tepat.
Karena diketahui lokasi PKL berjualan tepatnya di Jalan Kopi (Pasar Pusat) selama ini akan dibangun taman oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.
"Seharusnya bapak Walikota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, sebelum orang digusur harus ada tempat penampungannya. Jangan sampai orang teraniaya, apalagi pedagang ini mencari makan, jadi jangan sampai disusahkan orang lagi. Apalagi di situasi ekonomi seperti ini. Kita minta kepada kepala DPP Pak Ingot, carikan alternatif bagaimana caranya pedagang jangan jadi susah dan sengsara," tegas Politisi Gerindra ini.
Dimana diketahui lokasi tersebut akan dibangun taman oleh pengelola Pasar Sukaramai atau Pasar Ramayana. Fatullah menambahkan jika memang dibuat taman, ia berharap harus adanya pengawasan dari Pemko dalam hal ini Satpol PP.
"Harus ada pengawasan dari Satpol PP nya, jangan taman yang sudah dibuat malah disalahgunakan, apalagi dijadikan tempat maksiat. Jika dibuat taman kita setuju, tapi harus ada pengawasannya," tambah Fatullah. (int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling