PILIHAN
Popnas 2019 Batal di Papua Pindah ke Jakarta, Dispora Riau: Kami Siap
PEKANBARU, Riauin.com - Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019, sebelumnya direncanakan dilaksanakan di Provinsi Papua batal. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, akhirnya memindahkan lokasi Popnas ke Provinsi DKI Jakarta, yang akan dilaksanakan 16 November hingga 25 November 2019, mendatang.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi mengatakan kepada wartawan, Rabu (25/9/2019), pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas tersebut sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Kemenpora RI kepada seluruh gubernur se Indonesia. Surat tersebut tertanggal 19 September lalu.
"Inti dari isi surat tersebut adalah pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas dari Papua ke Jakarta, karena sebelumnya pihak pemerintah provinsi Papua juga mengirimkan surat ke Kemenpora meminta lokasi pelaksanaan Popnas dipindahkan. Meskipun dipindahkan, kami siap membanggakan Riau," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Doni, bahwa didalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa cabang olahraga yang akan dipertandingkan juga berkurang menjadi hanya 13 dari 20 cabang olahraga yang direncanakan sebelumnya.
"Ke 13 cabang olahraga itu yakni atletik, angkat besi, bulutangkis, bola voli pasir, dayung, judo, karate, panahan, pencaksilat, renang, sepak takraw/putra, taekwondo, dan tarung derajad. Khusus untuk tarung derajad, pelaksanaan akan dilakukan pada 14-19 November," jelasnya.
Menurut Doni, dengan pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas tersebut tidak menjadi persoalan bagi para atlet Provinsi Riau. Karena atlet-atlet Riau sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri, salah satunya juga mengikuti Pekan olahraga pelajar wilayah (Popwil) 2018 lalu di Aceh.
"Untuk atlet yang bisa mengikuti Popnas yakni para atlet yang meraih juara satu dan dua, atau meraih medali emas dan perak pada Popwil," jelasnya.(int/nol)
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Riau, Doni Aprialdi mengatakan kepada wartawan, Rabu (25/9/2019), pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas tersebut sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Kemenpora RI kepada seluruh gubernur se Indonesia. Surat tersebut tertanggal 19 September lalu.
"Inti dari isi surat tersebut adalah pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas dari Papua ke Jakarta, karena sebelumnya pihak pemerintah provinsi Papua juga mengirimkan surat ke Kemenpora meminta lokasi pelaksanaan Popnas dipindahkan. Meskipun dipindahkan, kami siap membanggakan Riau," katanya.
Lebih lanjut dikatakan Doni, bahwa didalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa cabang olahraga yang akan dipertandingkan juga berkurang menjadi hanya 13 dari 20 cabang olahraga yang direncanakan sebelumnya.
"Ke 13 cabang olahraga itu yakni atletik, angkat besi, bulutangkis, bola voli pasir, dayung, judo, karate, panahan, pencaksilat, renang, sepak takraw/putra, taekwondo, dan tarung derajad. Khusus untuk tarung derajad, pelaksanaan akan dilakukan pada 14-19 November," jelasnya.
Menurut Doni, dengan pemindahan lokasi pelaksanaan Popnas tersebut tidak menjadi persoalan bagi para atlet Provinsi Riau. Karena atlet-atlet Riau sudah jauh-jauh hari mempersiapkan diri, salah satunya juga mengikuti Pekan olahraga pelajar wilayah (Popwil) 2018 lalu di Aceh.
"Untuk atlet yang bisa mengikuti Popnas yakni para atlet yang meraih juara satu dan dua, atau meraih medali emas dan perak pada Popwil," jelasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru
Pemko Pekanbaru Siapkan Sanksi Tahan TPP bagi ASN Penunggak Pajak
Kepala Sekolah di Pekanbaru Terancam Sanksi Pidana jika Curang dalam SPMB 2026
Akurasi Data Bansos Pekanbaru Rendah, Pemko Andalkan PIC Tingkat RW
Pemko Pekanbaru Mulai Putus Massal Kabel Jaringan Ilegal
Proyek Saluran Bawah Tanah di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Ditargetkan Rampung Pekan Ini
Sepuluh Tim Medis Kawal Kepulangan Tiga Kloter Jemaah Haji di Bandara Pekanbaru