PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Udara Masih Berbahaya, Disdik Riau Perpanjang Libur Sekolah
PEKANBARU, Riauin.com - Dinas Pendidikan Provinsi Riau tetap komitmen terhadap kesehatan siswa di Riau. Dinas ini kembali memperpanjang waktu libur sekolah di tengah kepungan asap tebal yang masih menyelimuti Riau.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto mengatakan, setelah melihat kualitas udara pada hari ini, Ahad (22/9/2019), semakin berbahaya dan tidak memungkinkan anak-anak untuk masuk sekolah dengan level kualitas udara seperti itu.
“Kita tetap komitmen, kalau kualitas udara Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), masih berada dalam angka 200, siswa di sekolah diliburkan. Mulai dari SD, SMP dan SMA,†ujar Rudyanto.
“Pagi ini saja terlihat asap tebal dan ISPU pada angka 300, tidak mungkin anak-anak sekolah kalau masih dalam kualitas udara berbahaya. Tapi kemarin sempat kuning, dan sekarang makin parah,†kata Rudy.
Dijelaskan Rudy, pihaknya sudah mengadakan rapat bersama kepala sekolah se-Kabupaten/Kota, untuk membahas libur anak-anak dan juga jam tambahan, untuk mengisi jam belajar yang tertinggal selama libur sekolah dalam 10 hari ini.
“Semua kepala sekolah sudah sepakat, komitmen terhadap imbauan Gubernur. Dan kita juga sudah memberikan solusi untuk menambah jam belajar sekolah pada hari Sabtu, dan jam-jam kosong untuk mengisi ketertinggalan. Jadi semua sudah setuju, agar pada saat masuk jadwal ujian mata pelajaran yang tertinggal bisa selesai,†jelas mantan Pj Bupati Inhil ini.
Disinggung mengenai adanya sekolah yang akan meliburkan siswa belajar sampai tanggal 30 September, Rudiy mengatakan, lebih baik mengeluarkan pengumuman libur per satu hari atau dua hari. Karena untuk kondisi asap Riau saat ini masih fluktuatif, bisa saja dalam satu dua hari ini hujan, dan asap berkurang.
“Dilihat dulu kondisi asap dan ISPU-nya, kalau masih 200 tetap libur. Tapi kalau kuning atau di bawah 200 sekolah masuk kembali. Di beberapa daerah Riau sudah diguyur hujan, lebih baik melihat kondisi udara hari ini dan esok. Besok silakan libur, karena memang hari ini berbahaya, mana tau besok, atau hari Selasanya kuning, anak-anak bisa sekolah,†kata Rudy.(int/nol)
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau, Rudyanto mengatakan, setelah melihat kualitas udara pada hari ini, Ahad (22/9/2019), semakin berbahaya dan tidak memungkinkan anak-anak untuk masuk sekolah dengan level kualitas udara seperti itu.
“Kita tetap komitmen, kalau kualitas udara Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), masih berada dalam angka 200, siswa di sekolah diliburkan. Mulai dari SD, SMP dan SMA,†ujar Rudyanto.
“Pagi ini saja terlihat asap tebal dan ISPU pada angka 300, tidak mungkin anak-anak sekolah kalau masih dalam kualitas udara berbahaya. Tapi kemarin sempat kuning, dan sekarang makin parah,†kata Rudy.
Dijelaskan Rudy, pihaknya sudah mengadakan rapat bersama kepala sekolah se-Kabupaten/Kota, untuk membahas libur anak-anak dan juga jam tambahan, untuk mengisi jam belajar yang tertinggal selama libur sekolah dalam 10 hari ini.
“Semua kepala sekolah sudah sepakat, komitmen terhadap imbauan Gubernur. Dan kita juga sudah memberikan solusi untuk menambah jam belajar sekolah pada hari Sabtu, dan jam-jam kosong untuk mengisi ketertinggalan. Jadi semua sudah setuju, agar pada saat masuk jadwal ujian mata pelajaran yang tertinggal bisa selesai,†jelas mantan Pj Bupati Inhil ini.
Disinggung mengenai adanya sekolah yang akan meliburkan siswa belajar sampai tanggal 30 September, Rudiy mengatakan, lebih baik mengeluarkan pengumuman libur per satu hari atau dua hari. Karena untuk kondisi asap Riau saat ini masih fluktuatif, bisa saja dalam satu dua hari ini hujan, dan asap berkurang.
“Dilihat dulu kondisi asap dan ISPU-nya, kalau masih 200 tetap libur. Tapi kalau kuning atau di bawah 200 sekolah masuk kembali. Di beberapa daerah Riau sudah diguyur hujan, lebih baik melihat kondisi udara hari ini dan esok. Besok silakan libur, karena memang hari ini berbahaya, mana tau besok, atau hari Selasanya kuning, anak-anak bisa sekolah,†kata Rudy.(int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling