PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Kabut Asap Belum "Clear", Pagi Ini Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 700 Meter
PEKANBARU, Riauin.com - Kabut asap masih menyelimuti Kota Pekanbaru pagi ini, Sabtu (21/9/2019). Langit tampak masih putih, tak ada warna biru seperti yang disampaikan pejabat di pemerintah pusat sana.
Bau asap juga sangat menusuk hidung. Ketika menghirup udara, terasa sesak. Mata perih ketika harus keluar ruangan tanpa pelindung apapun.
"Sekarang tak keluar ruangan pun asap sangat terasa di rumah. Di kamar yang pakai AC juga bau asap sangat tercium," ujar Ipit (29) warga Panam, Sabtu (21/9/2019).
Ia mengaku pagi, siang dan malam selalu menggunakan AC untuk mengurangi asap yang masuk rumah. "Tagihan listrik mulai membengkak karena AC dihidupkan terus. Tapi mau gimana lagi. Rencana mau beli Air Purifier tapi mahal dan langka pula," cakapnya.
Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi Klimtologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Bibin mengatakan untuk hari ini Pekanbaru masih diselimuti kabut asap pekat.
"Iya memang masih sama dengan hari sebelumnya, masih sangat pekat," ujar Bibin.
Ia mengatakan akibat kabut asap jarak pandang sangat terbatas. "Hari ini di Pekanbaru jarak pandang hanya 700 meter," ungkapnya.
Selain Pekanbaru, daerah lain juga diselimuti kabut asap. Indragiri Hulu, Dumai dan Pelalawan juga masih berasap sampai hari ini. Termasuk juga beberapa daerah lainnya.
"Di Pelalawan malah lebih parah, jarak pandang hanya 400 meter. Sementara di Inhu 500 meter. Di Dumai memang agak lebih baik, jarak pandangnya 2 kilometer," pungkasnya.(int/nol)
Bau asap juga sangat menusuk hidung. Ketika menghirup udara, terasa sesak. Mata perih ketika harus keluar ruangan tanpa pelindung apapun.
"Sekarang tak keluar ruangan pun asap sangat terasa di rumah. Di kamar yang pakai AC juga bau asap sangat tercium," ujar Ipit (29) warga Panam, Sabtu (21/9/2019).
Ia mengaku pagi, siang dan malam selalu menggunakan AC untuk mengurangi asap yang masuk rumah. "Tagihan listrik mulai membengkak karena AC dihidupkan terus. Tapi mau gimana lagi. Rencana mau beli Air Purifier tapi mahal dan langka pula," cakapnya.
Sementara itu, prakirawan Badan Meteorologi Klimtologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru Bibin mengatakan untuk hari ini Pekanbaru masih diselimuti kabut asap pekat.
"Iya memang masih sama dengan hari sebelumnya, masih sangat pekat," ujar Bibin.
Ia mengatakan akibat kabut asap jarak pandang sangat terbatas. "Hari ini di Pekanbaru jarak pandang hanya 700 meter," ungkapnya.
Selain Pekanbaru, daerah lain juga diselimuti kabut asap. Indragiri Hulu, Dumai dan Pelalawan juga masih berasap sampai hari ini. Termasuk juga beberapa daerah lainnya.
"Di Pelalawan malah lebih parah, jarak pandang hanya 400 meter. Sementara di Inhu 500 meter. Di Dumai memang agak lebih baik, jarak pandangnya 2 kilometer," pungkasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling