PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Tingkat Kunjungan Rumah Singgah DPRD Riau Tinggi.
Persediaan Oksigen Hanya Dua Tabung.
Pekanbaru, riauin.com-- Ketersediaan oksigen di Posko Kesehatan dan Rumah Singgah kedap asap di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau hanya dua tabung. Padahal tingkat kunjungan masyarakat di posko ini cukup tinggi.
Akibatnya, sejak dua hari terakhir ketersediaan oksigen di rumah singgah tersebut habis. Ketersediaan pasokan oksigen sejauh ini masih terputus.
Hal itu diungkapkan dr Sabrina, dokter jaga di posko tersebut, Kamis (19/9/2019). "Ada dua tabung isi 1 liter dan 1,5 liter. Satu diantaranya sudah habis sejak kemarin. Yang satu lagi habis tadi pagi," ujar Sabrina.
Posko Kesehatan dan Rumah Singgah yang berada di gedung wakil rakayat itu sudah dibuka sejak Selasa (17/9/2019). Sejak dibuka tiga hari lalu, masyarakat sudah banyak yang mengunjungi posko ini.
Rata-rata sehari pengunjung mencapai 30 orang dengan berbagai keluhan. Seperti sesak napas, sakit perut, pilek, mata perih dan batuk.
Sabrina melanjutkan, ketersediaan oksigen sangat penting. Sebagai pertolongan pertama masyarakat yang mengeluhkan sesak napas. "Tapi kalau kondisi darurat, kita langsung bawa ke ambulance yang selalu standby di depan posko. Di ambulan, tabung oksigen tersedia," kata dokter Rumah Sakit Eka Hospital ini.
Salah seorang pengunjung, Dewi yang mengeluhkan sesak napas mengaku agak kecewa atas tidak ketersediaan oksigen. "Singgah ke sini dengan maksud mendapatkan oksigen, tapi ternyata tidak ada. Dokter cuma ngasih obat saja," tutur warga Rumbai yang mengaku sedang ada urusan ke DPRD Riau.
Sementara itu pengunjung lainnya, Fitri mengaku terbantu atas keberadaan posko yang ada di lingkungan DPRD Riau tersebut. "Cek tensi dan minta obat ke dokter. Sudah beberapa hari ini sesak napas, pusing dan sakit perut," kata ibu hamil lima bulan tersebut.(vie)
Akibatnya, sejak dua hari terakhir ketersediaan oksigen di rumah singgah tersebut habis. Ketersediaan pasokan oksigen sejauh ini masih terputus.
Hal itu diungkapkan dr Sabrina, dokter jaga di posko tersebut, Kamis (19/9/2019). "Ada dua tabung isi 1 liter dan 1,5 liter. Satu diantaranya sudah habis sejak kemarin. Yang satu lagi habis tadi pagi," ujar Sabrina.
Posko Kesehatan dan Rumah Singgah yang berada di gedung wakil rakayat itu sudah dibuka sejak Selasa (17/9/2019). Sejak dibuka tiga hari lalu, masyarakat sudah banyak yang mengunjungi posko ini.
Rata-rata sehari pengunjung mencapai 30 orang dengan berbagai keluhan. Seperti sesak napas, sakit perut, pilek, mata perih dan batuk.
Sabrina melanjutkan, ketersediaan oksigen sangat penting. Sebagai pertolongan pertama masyarakat yang mengeluhkan sesak napas. "Tapi kalau kondisi darurat, kita langsung bawa ke ambulance yang selalu standby di depan posko. Di ambulan, tabung oksigen tersedia," kata dokter Rumah Sakit Eka Hospital ini.
Salah seorang pengunjung, Dewi yang mengeluhkan sesak napas mengaku agak kecewa atas tidak ketersediaan oksigen. "Singgah ke sini dengan maksud mendapatkan oksigen, tapi ternyata tidak ada. Dokter cuma ngasih obat saja," tutur warga Rumbai yang mengaku sedang ada urusan ke DPRD Riau.
Sementara itu pengunjung lainnya, Fitri mengaku terbantu atas keberadaan posko yang ada di lingkungan DPRD Riau tersebut. "Cek tensi dan minta obat ke dokter. Sudah beberapa hari ini sesak napas, pusing dan sakit perut," kata ibu hamil lima bulan tersebut.(vie)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK