PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Ini Alasan Satgas Karhutla Riau Belum Menerima Tawaran Bantuan DKI
PEKANBARU, Riauin.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, memberikan klarifikasi, terkait tawaran bantuan relawan yang dikirim Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang belum diterima Satgas Karhutla.
Menurut Edwar, pengiriman relawan itu merupakan niat baik Pemprov DKI untuk membantu pemadaman di Provinsi Riau.
Rencana pengiriman bantuan itu diketahuinya setelah ia ditelepon oleh BPBD DKI Jakarta beberapa waktu lalu.
''Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memiliki niat baik. Namun, untuk menerimanya perlu dibicarakan dengan pihak-pihak yang ada didalam Satgas,'' kata dia.
Atas kabar tersebut pihaknya merapatkannya dengan Tim Satgas Karhutla Riau. Dalam rapat itu, setelah melihat dan menimbang ketersediaan petugas Karhutla yang saat ini sedang bekerja, maka sesuai kesepakatan bersama diputuskan bahwa untuk saat ini Riau belum memerlukannya.
''Saat ini seluruh petugas kita dilapangan berjumlah sekitar 6 ribu orang yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Manggala Agni, MPA dan petugas dari beberapa perusahaan swasta,'' jelasnya.
Dikatakan, saat ini jumlah petugas yang ada sudah sangat banyak. Sejalan dengan itu, bahkan jumlah hotspot (titik api) yang sudah jauh berkurang.
Dengan pertimbangan itu, Edwar menyarankan lebih baik Pemprov DKI membantu provinsi lain yang saat ini hotspotnya jauh lebih banyak, seperti Jambi, Sumsel atau daerah Kalimantan.
Menurutnya, permasalahan ini jangan di politisisasi. Karena jika memang nanti diperlukan, Provinsi Riau akan menerima dengan senang hati.
''Intinya kita bukan menolak mentah-mentah. Ini setelah kita bahas bersama Tim Satgas. Setelah itu saya sampaikan baik-baik kepada BPBD DKI bahwa untuk saat ini kami belum memerlukan,'' tutup Edwar Sanger.(rls/vie)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK