PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Polemik RTRW Riau, Tak Kunjung Selesai karena Kurang Koordinasi
PEKANBARU - Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Riau yang ditargetkan selesai Bulan Maret ini tampaknya tidak akan tercapai. Belum adanya koordinasi dengan pihak terkait, menjadi salah satu penyebabnya.
"RTRW Riau juga belum siap. Ketua Pansus nya kemarin memang berusaha untuk siap akhir bulan ini. Namun ternyata dalam perjalanannya belum, kita lihat sajalah. Saya tidak bisa janji, kita masih menunggu," kata Septina Primawati, Ketua DPRD Riau kepada wartawan, Jumat (10/03/17).
Dari informasi yang sampai kepadanya, belum adanya koordinasi dengan pihak terkait menjadi penyebab belum selesainya RTRW yang dimaksud. Ia pun tidak menjelaskan, maksud dari koordinasi tersebut.
Sebelumnya, Asri Auzar, Ketua Pansus RTRW Riau mengatakan bahwa pihaknya menargetkan, akhir bulan Maret, Raperda RTRW Riau akan disahkan. Pihaknya akan selalu berhati-hati dalam memilah kawasan yang akan diputihkan, karena sebagian direkomendasikan ternyata adalah ditempati perusahaan, bukan milik masyarakat.
"Yang akan kita holding adalah kantor camat, rumah ibadah, jalan masyarakat, pemukiman masyarakat, dan lainnya," lanjutnya.
Jika tidak berhati-hati, maka menurutnya, Provinsi Riau dan juga masyarakat seluruh Riau nantinya yang akan rugi. Masyarakat Riau yang harus diperjuangkan, bukan perusahaan. (rtc)
"RTRW Riau juga belum siap. Ketua Pansus nya kemarin memang berusaha untuk siap akhir bulan ini. Namun ternyata dalam perjalanannya belum, kita lihat sajalah. Saya tidak bisa janji, kita masih menunggu," kata Septina Primawati, Ketua DPRD Riau kepada wartawan, Jumat (10/03/17).
Dari informasi yang sampai kepadanya, belum adanya koordinasi dengan pihak terkait menjadi penyebab belum selesainya RTRW yang dimaksud. Ia pun tidak menjelaskan, maksud dari koordinasi tersebut.
Sebelumnya, Asri Auzar, Ketua Pansus RTRW Riau mengatakan bahwa pihaknya menargetkan, akhir bulan Maret, Raperda RTRW Riau akan disahkan. Pihaknya akan selalu berhati-hati dalam memilah kawasan yang akan diputihkan, karena sebagian direkomendasikan ternyata adalah ditempati perusahaan, bukan milik masyarakat.
"Yang akan kita holding adalah kantor camat, rumah ibadah, jalan masyarakat, pemukiman masyarakat, dan lainnya," lanjutnya.
Jika tidak berhati-hati, maka menurutnya, Provinsi Riau dan juga masyarakat seluruh Riau nantinya yang akan rugi. Masyarakat Riau yang harus diperjuangkan, bukan perusahaan. (rtc)
Berita Lainnya
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021
Sebabkan Penurunan Produktivitas Kerja, PNS Dilarang Main Game Online
Hari Listrik ke-75 di Batam Jadi Berkah Masyarakat Selat Nenek dan Pulau Jaloh
Imbas Corona, Kurs Rupiah Kian Dekati Rp17 Ribu per Dolar AS
Semprot Desinfektan, Wiraland Berupaya Lindungi Penghuni dari Bahaya Covid-19
Pemprov Riau Telah Terima Hasil Evaluasi Pejabat Eselon II dari KASN
Gubri Hadiri Rakor dengan Menteri PPN Bahas RKP Prioritas 2021