PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
DPRD Riau Sayangkan 4 Helikopter Tak Bisa Terbang Padamkan Api Gara-gara Terkendala Izin
PEKANBARU, Riauin.com - Anggota DPRD Riau, Hardianto, menyayangkan 4 helikopter bantuan BNBP tidak beroperasi melakukan water bombing gara-gara masih menunggu perpanjangan izin operasi. Padahal saat ini Karhutla sedang marak.
"Kita sangat menyayangkan. Izin terbang helikopter itu harus dipersiapkan jauh-jauh hari kan. Yang meminta dan memberi izin tidak boleh mengedepankan ego sektoral, semuanya harus dipercepat," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, kebutuhan terhadap helikopter itu sangat penting di tengah kabut asap yang kian merajalela ini.
"Kalau terkendala tidak ada izin terbang, kita sayangkan itu. Pihak pengelola harusnya sudah paham kapan izin helikopter habis, harusnya segera diperpanjang. Pemberi izin harus percepat, supaya mudah digunakan.
Keberadaan helikopter itu sangat vital dalam memadamkan api," cakapnya lagi.
Di sisi lain Hardianto mengapresiasi semua pihak yang telah berjibaku untuk menanggulangi Karhutla yang menyebabkan kabut asap di Riau.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, sudah sepekan empat helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) tidak beroperasi melakukan water bombing karena masih menunggu perpanjangan izin operasi.
Di tengah kabut asap makin parah menyelimuti Riau, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hanya mengandalkan dua helikopter untuk padamkan api yang sulit dijangkau oleh Satgas darat. Akibatnya, kabakaran di Riau semakin parah.(int/nol)
"Kita sangat menyayangkan. Izin terbang helikopter itu harus dipersiapkan jauh-jauh hari kan. Yang meminta dan memberi izin tidak boleh mengedepankan ego sektoral, semuanya harus dipercepat," kata Hardianto.
Politisi Gerindra ini mengatakan, kebutuhan terhadap helikopter itu sangat penting di tengah kabut asap yang kian merajalela ini.
"Kalau terkendala tidak ada izin terbang, kita sayangkan itu. Pihak pengelola harusnya sudah paham kapan izin helikopter habis, harusnya segera diperpanjang. Pemberi izin harus percepat, supaya mudah digunakan.
Keberadaan helikopter itu sangat vital dalam memadamkan api," cakapnya lagi.
Di sisi lain Hardianto mengapresiasi semua pihak yang telah berjibaku untuk menanggulangi Karhutla yang menyebabkan kabut asap di Riau.
Seperti yang diberitakan wartawan sebelumnya, sudah sepekan empat helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) tidak beroperasi melakukan water bombing karena masih menunggu perpanjangan izin operasi.
Di tengah kabut asap makin parah menyelimuti Riau, penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) hanya mengandalkan dua helikopter untuk padamkan api yang sulit dijangkau oleh Satgas darat. Akibatnya, kabakaran di Riau semakin parah.(int/nol)
Berita Lainnya
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
Waspada Modus Kuras Rekening, Disdukcapil Pekanbaru Ingatkan Bahaya Tautan APK Bodong
Sekda Pekanbaru Peringatkan Bahaya Bakar Sampah di Lahan Gambut
Komisi I DPRD Pekanbaru Rangkum Rekomendasi RKA OPD untuk Banggar
Ombudsman RI Restui Pemko Pekanbaru Bentuk MPP Mini dan Keliling