PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
wartawan Terkecoh
Wow! Proses Deportasi14 TKA Ilegal Asal China Disembunyikan
Para TKA Ilegal asal RRT berfoto bersama aebelum dideportasi ke negara asal
Riauin.com, Pekanbaru - Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 14 tenaga kerja asing asal China, Kanwil kemenkumham Riau akhirnya mendeportasi mereka, Senin (06022017).
Melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II, mereka diberangkan sekitar pukul 20 wib. Mereka dideportasi karena terbukti tidak mengantongi izin resmi bekerja di Indonesia. Sebelumnya mereka dipekerjakan di PLTU Tenayan habya dengan bermodalkan visa kunjungan (wisata).
Namun sayangnya, proses pemulangan TKA ilegk tersebut luput dari pantauan wartawan yang sejak pukul 17.00 wib menunggu feron keberangkatan.
Sejumlah wartawan yang hendak meliput proses deportasi itu pun seperti dikerjai pihak Kemenkumha. Alhasil setelah menunggu berjam-jam barulan para jurnalis yang sudah sejak sore berada di sana menyadari bahwa TKA ilegal tersebut sudah menaiki pesawat.
"Kami kecewa dengan Kemenkumham. Tadi sudah saya WA Pak Kanwil Kemenkumham dan stafnya tapi tak dapat jawaban. Eeeh tiba-tiba kami dapat kabar kalau mereka sudah akan berangkat. Ada apa ini sebenarnya," kata salah seorang wartawan tv SSJ.
Seperti diketahui Kakanwil Kemenkuminfo, Dr Ferdinan telah melakukan pendataan terhadap TKA ilegal asal China yang bekerja menggunakan visa kunjungan di PLTU Tenayan. "Bagi TKA yang tak menggunakan visa kerja kita deportasi," ungkapnya.
Melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II, mereka diberangkan sekitar pukul 20 wib. Mereka dideportasi karena terbukti tidak mengantongi izin resmi bekerja di Indonesia. Sebelumnya mereka dipekerjakan di PLTU Tenayan habya dengan bermodalkan visa kunjungan (wisata).
Namun sayangnya, proses pemulangan TKA ilegk tersebut luput dari pantauan wartawan yang sejak pukul 17.00 wib menunggu feron keberangkatan.
Sejumlah wartawan yang hendak meliput proses deportasi itu pun seperti dikerjai pihak Kemenkumha. Alhasil setelah menunggu berjam-jam barulan para jurnalis yang sudah sejak sore berada di sana menyadari bahwa TKA ilegal tersebut sudah menaiki pesawat.
"Kami kecewa dengan Kemenkumham. Tadi sudah saya WA Pak Kanwil Kemenkumham dan stafnya tapi tak dapat jawaban. Eeeh tiba-tiba kami dapat kabar kalau mereka sudah akan berangkat. Ada apa ini sebenarnya," kata salah seorang wartawan tv SSJ.
Seperti diketahui Kakanwil Kemenkuminfo, Dr Ferdinan telah melakukan pendataan terhadap TKA ilegal asal China yang bekerja menggunakan visa kunjungan di PLTU Tenayan. "Bagi TKA yang tak menggunakan visa kerja kita deportasi," ungkapnya.
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing