PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
RoRo Dumai-Malaka Ditargetkan Beroperasi Akhir Tahun 2020
PEKANBARU, Riauin.com - Roll On-Roll Off (RoRo) Dumai-Malaka ditargetkan bisa dioperasikan pada akhir tahun 2020 mendatang. Menunggu itu, Pemprov Riau dan kementerian terkait terlebih dulu mempersiapkan regulasi pengoperasian transportasi laut tersebut.
hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, M Taufiq OH, Kamis (25/7/2019) di Pekanbaru. "Rapat terakhir di Palembang, untuk RoRo Dumai-Malaka akan dioperasikan pada kuartal empat tahun 2020 (akhir tahun)," kata Taufik.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya bersama Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan regulasi baik laut dan darat.
Persiapan dimaksud Taufiq, yakni mempersiapkan regulasi wilayah operasi dan peredaran kendaraan dari Malaysia ke Riau seperti apa regulasinya, begitu juga sebaliknya.
"Misalnya berapa banyak kendaraan yang boleh masuk dan berapa lama waktunya. Regulasi itu yang akan kita bahas nanti di Jakarta bersama kementerian terkait," terangnya.
Disamping itu, lanjut Taufiq, pihaknya juga akan mempersiapkan moring dolvin (sandaran kapal) dan perbaikan mobile break pelabuhan.
"Untuk moring dolvin sekarang kondisinya masih bisa untuk kapasitas kapal 1.000 GT. Tapi kita akan tingkatkan dan perbaiki kapasitasnya menjadi 1.500 GT. Tapi kita lihat animo masyarakat ke depan seperti apa, jika cukup banyak tidak menutup kemungkinan ditingkatkan menjadi 3.000 GT," tukasnya.(int/nol)
hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, M Taufiq OH, Kamis (25/7/2019) di Pekanbaru. "Rapat terakhir di Palembang, untuk RoRo Dumai-Malaka akan dioperasikan pada kuartal empat tahun 2020 (akhir tahun)," kata Taufik.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya bersama Kementerian Perhubungan tengah mempersiapkan regulasi baik laut dan darat.
Persiapan dimaksud Taufiq, yakni mempersiapkan regulasi wilayah operasi dan peredaran kendaraan dari Malaysia ke Riau seperti apa regulasinya, begitu juga sebaliknya.
"Misalnya berapa banyak kendaraan yang boleh masuk dan berapa lama waktunya. Regulasi itu yang akan kita bahas nanti di Jakarta bersama kementerian terkait," terangnya.
Disamping itu, lanjut Taufiq, pihaknya juga akan mempersiapkan moring dolvin (sandaran kapal) dan perbaikan mobile break pelabuhan.
"Untuk moring dolvin sekarang kondisinya masih bisa untuk kapasitas kapal 1.000 GT. Tapi kita akan tingkatkan dan perbaiki kapasitasnya menjadi 1.500 GT. Tapi kita lihat animo masyarakat ke depan seperti apa, jika cukup banyak tidak menutup kemungkinan ditingkatkan menjadi 3.000 GT," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub