PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Jatah Blangko Jauh dari Kebutuhan Disdukcapil Pekanbaru
PEKANBARU, Riauin.com - Jatah blangko e-KTP yang diberi pemerintah pusat untuk Kota Pekanbaru jauh dari kebutuhan. Setiap kali mengambil blangko, hanya dijatah 500 keping, sedangkan kebutuhan mencapai ribuan keping.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru Irma Novrita membenarkan hal itu. Kata dia, dalam beberapa bulan terakhir pengambilan blangko oleh seluruh kabupaten dan kota dibatasi.
"Hanya 500 keping karena keterbatasan blangko di Jakarta. Memang dalam dua bulan ini hanya sedikit dapatnya," kata Irma, Senin (8/7/2019).
Ditanya berapa kebutuhan untuk Pekanbaru, Ia menyebut untuk kebutuhan cetak e-KTP pemula saja mencapai 6000 keping. Ditambah dengan warga yang belum mendapat e-KTP, sementara sudah mereka sejak setahun lalu.
Selain itu, ada juga kebutuhan untuk warga yang mengubah data, seperti status perkawinan dan perubahan alamat. "Sekarang yang banyak itu blangko untuk perubahan data, seperti status perkawinan, atau pun perubahan alamat. Rata-rata ada sekitar 100 lebih di 12 UPTD yang masuk ke Dinas setiap harinya. Dikakikan saja sebulan berapa," jelasnya.
Artinya, jatah yang didapat itu sangat jauh dari kebutuhan yang harus dicetak Disdukcapil. Kata dia, jatah itu memang sudah ditetapkan. Ia mengakui, memang ada yang mendapatkan 1000 sampai 3000 keping, tapi hanya untuk provinsi.
"Jatahnya memang 500, memang persediaan juga sudah tipis di Jakarta. 500 itu sebentar saja habis," kata dia.
Jadi, kata dia, untuk mensiasati kekurangan itu, pihaknya terus mengeluarkan surat keterangan (Suket). Fungsi Suket ini sama dengan e-KTP.
"Mensiasatinya, kita minta masyarakat itu mau menerima suket. Fungsinya sama saja. Blangko yang dijemput itu kami prioritaskan untuk masyarakat yang sudah satu tahun mengurus KTP," jelasnya. (int/nol)
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru Irma Novrita membenarkan hal itu. Kata dia, dalam beberapa bulan terakhir pengambilan blangko oleh seluruh kabupaten dan kota dibatasi.
"Hanya 500 keping karena keterbatasan blangko di Jakarta. Memang dalam dua bulan ini hanya sedikit dapatnya," kata Irma, Senin (8/7/2019).
Ditanya berapa kebutuhan untuk Pekanbaru, Ia menyebut untuk kebutuhan cetak e-KTP pemula saja mencapai 6000 keping. Ditambah dengan warga yang belum mendapat e-KTP, sementara sudah mereka sejak setahun lalu.
Selain itu, ada juga kebutuhan untuk warga yang mengubah data, seperti status perkawinan dan perubahan alamat. "Sekarang yang banyak itu blangko untuk perubahan data, seperti status perkawinan, atau pun perubahan alamat. Rata-rata ada sekitar 100 lebih di 12 UPTD yang masuk ke Dinas setiap harinya. Dikakikan saja sebulan berapa," jelasnya.
Artinya, jatah yang didapat itu sangat jauh dari kebutuhan yang harus dicetak Disdukcapil. Kata dia, jatah itu memang sudah ditetapkan. Ia mengakui, memang ada yang mendapatkan 1000 sampai 3000 keping, tapi hanya untuk provinsi.
"Jatahnya memang 500, memang persediaan juga sudah tipis di Jakarta. 500 itu sebentar saja habis," kata dia.
Jadi, kata dia, untuk mensiasati kekurangan itu, pihaknya terus mengeluarkan surat keterangan (Suket). Fungsi Suket ini sama dengan e-KTP.
"Mensiasatinya, kita minta masyarakat itu mau menerima suket. Fungsinya sama saja. Blangko yang dijemput itu kami prioritaskan untuk masyarakat yang sudah satu tahun mengurus KTP," jelasnya. (int/nol)
Berita Lainnya
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Tanpa Bahan dan Data, Komisi IV DPRD Pekanbaru Batalkan Rapat Bersama Dishub