PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
MUI Riau Sebut Penggunaan Medsos Berlebihan Dalang Perceraian
PEKANBARU, Riauin.com - Tingginya tingkat perceraian di Kota Pekanbaru memang sudah termasuk dalam kategori memprihatinkan.
Dalam catatan wartawan, setidaknya sudah ada 901 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Pekanbaru pada awal hingga tengah tahun 2019 ini. Diprediksi angka tersebut akan terus bertambah menjelang akhir tahun.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Ustaz Zulhusni Domo mengatakan, pada zaman canggihnya teknologi saat ini penggunaan media sosial merupakan salah satu penyebab perceraian.
"Penggunaan media sosial yang tanpa batas seperti bermain Facebook, Instagram, Twitter, Whatsaap bisa menjadi pemicu perceraian," kata Zulhusni.
Chattingan di media sosial yang tidak terkontrol nantinya akan menyebabkan timbulnya orang ketiga. Nah, orang ketiga tersebut yang mengacu pada titik perceraian.
"Memang harus disosialisasikan untuk hati-hati menggunakan media sosial, banyak terjadi di mana mana, insya Allah MUI akan ambil bagian dari polemik ini. Kita berharap ke depan bisa untuk menekan angka perceraian," tukasnya.(int/nol)
Dalam catatan wartawan, setidaknya sudah ada 901 perkara yang masuk ke Pengadilan Agama Pekanbaru pada awal hingga tengah tahun 2019 ini. Diprediksi angka tersebut akan terus bertambah menjelang akhir tahun.
Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Ustaz Zulhusni Domo mengatakan, pada zaman canggihnya teknologi saat ini penggunaan media sosial merupakan salah satu penyebab perceraian.
"Penggunaan media sosial yang tanpa batas seperti bermain Facebook, Instagram, Twitter, Whatsaap bisa menjadi pemicu perceraian," kata Zulhusni.
Chattingan di media sosial yang tidak terkontrol nantinya akan menyebabkan timbulnya orang ketiga. Nah, orang ketiga tersebut yang mengacu pada titik perceraian.
"Memang harus disosialisasikan untuk hati-hati menggunakan media sosial, banyak terjadi di mana mana, insya Allah MUI akan ambil bagian dari polemik ini. Kita berharap ke depan bisa untuk menekan angka perceraian," tukasnya.(int/nol)
Berita Lainnya
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
BMKG Ingatkan Potensi Asap di Riau Saat Terpantau 96 Titik Panas
Investasi Tembus Rp7,35 Triliun, Ekonomi Pekanbaru Lampaui Capaian Nasional