PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Bupati Inhil Bersama Gubri Susun Terobosan Ekspor Kelapa Menggunakan Kontainer Menuju Thailand
TEMBILAHAN, Riauin.com - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan bersama Gubernur Riau, H Syamsuar telah menyusun terobosan baru untuk aktifitas ekspor kelapa lokal menggunakan sistem kontainer menuju Thailand.
Terobosan tersebut, saat ini telah dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah dan Pengusaha Kelapa Thailand melalui Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Thailand.
Penyampaian terobosan kepada Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Thailand dilakukan oleh Gubernur Riau, H Syamsuar saat mendampingi Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke - 34 ASEAN yang digelar di Bangkok, Thailand belum lama ini.
Menurut Bupati, langkah yang diambil bersama Pemerintah Provinsi Riau ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi persoalan harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Mudah-mudahan dengan upaya yang dilaksanakan segera dapat menjawab kegelisahan masyarakat Inhil yang saat ini ekonominya sedang terhimpit karena anjloknya harga kelapa," pungkas Bupati melalui keterangan tertulis, Senin (24/6/2019) siang.
Selanjutnya, Bupati menuturkan, hal yang perlu diperhatikan menjelang penerapan sistem kontainer dalam aktifitas ekspor kelapa adalah kesiapan infrastruktur pendukung, seperti gudang, jalan dan dermaga.
"Untuk jalan dan dermaga, pihak Pemerintah Provinsi Riau sudah berkomitmen untuk memberikan perhatian," tutur Bupati seraya mengucapkan rasa syukur.(int/nol)
Terobosan tersebut, saat ini telah dikoordinasikan dengan pihak Pemerintah dan Pengusaha Kelapa Thailand melalui Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Thailand.
Penyampaian terobosan kepada Konsulat Republik Indonesia di Songkhla, Thailand dilakukan oleh Gubernur Riau, H Syamsuar saat mendampingi Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke - 34 ASEAN yang digelar di Bangkok, Thailand belum lama ini.
Menurut Bupati, langkah yang diambil bersama Pemerintah Provinsi Riau ini merupakan bagian dari upaya untuk mengatasi persoalan harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Mudah-mudahan dengan upaya yang dilaksanakan segera dapat menjawab kegelisahan masyarakat Inhil yang saat ini ekonominya sedang terhimpit karena anjloknya harga kelapa," pungkas Bupati melalui keterangan tertulis, Senin (24/6/2019) siang.
Selanjutnya, Bupati menuturkan, hal yang perlu diperhatikan menjelang penerapan sistem kontainer dalam aktifitas ekspor kelapa adalah kesiapan infrastruktur pendukung, seperti gudang, jalan dan dermaga.
"Untuk jalan dan dermaga, pihak Pemerintah Provinsi Riau sudah berkomitmen untuk memberikan perhatian," tutur Bupati seraya mengucapkan rasa syukur.(int/nol)
Berita Lainnya
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman
Sempat Teror Warga Desa Undan Inhil, Buaya Muara Tiga Meter Berhasil Ditangkap
Dua Pekan Teror Hewan Liar di Inhil Berakhir, Tim Gabungan Evakuasi Satu Ekor Monyet Besar
Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, Pembelajaran Tatap Muka Dihentikan Sementara
Serangan Monyet Liar di Inhil Capai 15 Korban, BKSDA Riau Turun Tangan
Serangan Monyet Liar Resahkan Warga Tembilahan, 10 Orang Terluka
Siswa di Inhil Dialihkan Belajar Daring Setelah Harimau Sumatera Mangsa Ternak dan Masuk Pemukiman