PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
BPBD Tingkatkan Pengawasan Karhutla di Bulan Ini
PEKANBARU, Riauin.com - Langkah antisipasi dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian ekstra. Hal ini dikarenakan angka karhutla masih ditemukan di beberapa daerah di Riau.
Selain itu, bulan Juni ini diprediksi menjadi puncak musim panas yang dapat berpotensi terjadi karhutla. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau bersinergi dengan stakeholder terkait berupaya untuk meningkatkan pengawasan karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger menilai, karhutla memang masih ditemukan di beberapa daerah. Kendati demikian, karhutla yang terjadi tidak terlalu signifikan dan terus dilakukan penanganan secara berkelanjutan.
“Karhutla masih kita inventarisir. Tidak terlalu signifikan, paling hanya setengah atau 1 hektaran lah. Tapi langkah penanganan terus dilakukan,†paparnya, Kamis (13/6/2019).
Dari inventarisir awal, saat ini luasan lahan terbakar di Provinsi Riau sudah lebih 3.000 hektar. Angka ini memang terus mengalami peningkatan sejak awal 2019 lalu. Kendati demikian, angka karhutla tidak begitu signifikan terjadi beberapa waktu belakangan ini
Memang angka karhtuta terus mengalami penurunan. Pasalnya petugas yang tergabung dalam Satgas Karhutla di Provinsi Riau sejak awal memang dipersiapkan untuk mengantisipasi kemunculan asap sejak pemilu hingga lebaran Idul Fitri lalu. Bahkan saat ini langkah antisipasi dan penanganan terus dilakukan secara berkelanjutan.(int/nol)
Selain itu, bulan Juni ini diprediksi menjadi puncak musim panas yang dapat berpotensi terjadi karhutla. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau bersinergi dengan stakeholder terkait berupaya untuk meningkatkan pengawasan karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edwar Sanger menilai, karhutla memang masih ditemukan di beberapa daerah. Kendati demikian, karhutla yang terjadi tidak terlalu signifikan dan terus dilakukan penanganan secara berkelanjutan.
“Karhutla masih kita inventarisir. Tidak terlalu signifikan, paling hanya setengah atau 1 hektaran lah. Tapi langkah penanganan terus dilakukan,†paparnya, Kamis (13/6/2019).
Dari inventarisir awal, saat ini luasan lahan terbakar di Provinsi Riau sudah lebih 3.000 hektar. Angka ini memang terus mengalami peningkatan sejak awal 2019 lalu. Kendati demikian, angka karhutla tidak begitu signifikan terjadi beberapa waktu belakangan ini
Memang angka karhtuta terus mengalami penurunan. Pasalnya petugas yang tergabung dalam Satgas Karhutla di Provinsi Riau sejak awal memang dipersiapkan untuk mengantisipasi kemunculan asap sejak pemilu hingga lebaran Idul Fitri lalu. Bahkan saat ini langkah antisipasi dan penanganan terus dilakukan secara berkelanjutan.(int/nol)
Berita Lainnya
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Kembali Diberondong Asap Kiriman, Pemko Pekanbaru Bakal Shalat Istisqa Lagi