PILIHAN
Musda Beringin dan Bayang-Bayang 2031
14 September 2026
Menunggu Palu Hakim, Membaca Langkah Catur Mukhlisin
10 September 2026
Baru 197 Unit Mobil Dinas Pemprov Riau Dikembalikan ke OPD, 385 Unit Masih Ditahan
PEKANBARU, Riauin.com - Sebanyak 197 unit dari 582 unit mobil dinas (Mobdin) yang dikandangkan sebelum lebaran Idul Fitri sudah dikembalikan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sisanya, 385 unit, masih dikandangkan di belakang kediaman dinas Gubernur Riau, jalan Diponegoro, Pekanbaru.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Provinsi Riau, Muhammad Arifin, kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).
"Sampai siang ini sudah 197 unit mobil dinas yang dikembalikan. Mobil yang kita keluarkan itu semua sudah memenuhi syarat, artinya sudah sesuai peruntukannya dan sudah bayar pajak," katanya.
Arifin menerangkan, 197 unit itu terdiri dari eselon I sebanyak 2 unit, eselon II ada 30 unit, eselon III sebanyak 161 unit, dan operasional 4 unit.
"Sebenarnya mobil operasional ini belum bisa dikeluarkan, karena kita masih lakukan pendataan. Hanya saja 4 unit itu dikeluarkan karena ada izin dari Gubernur untuk menunjang tugas," terangnya.
Sedangkan 385 unit Mobdin yang dikandangkan, sebut Arifin, yakni mobil eselon I ada 1 unit, eselon II ada 20 unit, eselon III sebanyak 89 unit, dan operasional 275 unit.
"Memang khusus mobil dinas eselon II tidak berimbang dengan jumlah pejabat yang ada 47 OPD. Sedangkan mobil yang sudah dikembalikan dan yang belum dikembalikan berjumlah 50 unit mobil. Ini karena ada kepala dinas yang menggunakan mobil lebih dari satu. Tapi ini sudah kita tahan," katanya.(int/nol)
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Provinsi Riau, Muhammad Arifin, kepada wartawan, Rabu (12/6/2019).
"Sampai siang ini sudah 197 unit mobil dinas yang dikembalikan. Mobil yang kita keluarkan itu semua sudah memenuhi syarat, artinya sudah sesuai peruntukannya dan sudah bayar pajak," katanya.
Arifin menerangkan, 197 unit itu terdiri dari eselon I sebanyak 2 unit, eselon II ada 30 unit, eselon III sebanyak 161 unit, dan operasional 4 unit.
"Sebenarnya mobil operasional ini belum bisa dikeluarkan, karena kita masih lakukan pendataan. Hanya saja 4 unit itu dikeluarkan karena ada izin dari Gubernur untuk menunjang tugas," terangnya.
Sedangkan 385 unit Mobdin yang dikandangkan, sebut Arifin, yakni mobil eselon I ada 1 unit, eselon II ada 20 unit, eselon III sebanyak 89 unit, dan operasional 275 unit.
"Memang khusus mobil dinas eselon II tidak berimbang dengan jumlah pejabat yang ada 47 OPD. Sedangkan mobil yang sudah dikembalikan dan yang belum dikembalikan berjumlah 50 unit mobil. Ini karena ada kepala dinas yang menggunakan mobil lebih dari satu. Tapi ini sudah kita tahan," katanya.(int/nol)
Berita Lainnya
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah
Antisipasi Titik Api Baru, BPBD Pekanbaru Gencarkan Patroli Lahan
Lampu Jalan Mati di 5 Kecamatan, PJU Pekanbaru Lumpuh Disatroni Maling
Konsentrasi PM2.5 Capai 149 µg/m³, BMKG Imbau Warga Pekanbaru Gunakan Masker
Diselimuti Kabut Asap, Bandara SSK II Pekanbaru Tetap Layani 57 Penerbangan
ISPU Tembus 220, Pemko Pekanbaru Liburkan Tatap Muka TK-SMP hingga Jumat
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Warga Diimbau Gunakan Masker Saat Keluar Rumah