PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Tinjau Server KPU, DPD Sebut Situng Bukan Dibuat untuk Curang
Jakarta, Riauin.com -- Ketua Komite I DPD RI Benny Ramdhani menyatakan tidak ada kecurangan dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia juga menepis anggapan bahwa Situng dibuat untuk kepentingan pihak tertentu dalam Pemilu 2019.
Pernyataan itu disampaikan Benny usai melakukan tinjauan bersama Komite I DPD RI ke server milik KPU di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/5).
"Kami berani mengatakan kalau ada tuduhan selama ini Situng disiapkan dan menjadi sistem didesain untuk kepentingan pihak tertentu, bisa dikatakan zero percent tuduhan itu," tutur Benny dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/5).
Benny menyampaikan dalam kunjungan itu ia mendapatkan informasi bahwa data di Situng disalin sesuai C1 yang ada. Lalu jika ditemukan kesalahan entri, maka akan diselesaikan lewat rapat pleno yang terbuka dan transparan.
Ia mengingatkan Situng hanya rujukan bagi masyarakat untuk transparansi penghitungan suara dalam Pemilu 2019. Situng bukan hasil akhir yang bakal ditetapkan KPU.
Sehingga jika ada kelompok yang merasa ada kesalahan entri Situng, diharapkan melapor ke KPU, bukan malah meminta Situng ditutup.
"Kalau ada pihak meminta Situng ditutup atau tidak dilanjutkan, Komite I bisa katakan kalau KPU punya sikap transparansi. KPU punya semangat keterbukaan di mana Situng bisa diakses publik, di mana rakyat bisa akses Situng, bisa lakukan pengawasan dan melakukan kontrol," ujar politisi Partai Hanura tersebut.
Sebelumnya, server KPU mendapat kunjungan dari beberapa tokoh nasional. Mahmud MD pernah berkunjung bersama Gerakan Suluh Kebangsaan, lalu ada kunjungan dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan BPN Prabowo-Sandi, serta Badan Pengawas Pemilu.
Kunjungan itu di tengah banyaknya kesalahan input penghitungan suara yang ditemukan pada Situng. KPU sendiri sudah mengakui ada kesalahan dimaksud dan langsung memperbaiki.(int/nol)
Pernyataan itu disampaikan Benny usai melakukan tinjauan bersama Komite I DPD RI ke server milik KPU di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/5).
"Kami berani mengatakan kalau ada tuduhan selama ini Situng disiapkan dan menjadi sistem didesain untuk kepentingan pihak tertentu, bisa dikatakan zero percent tuduhan itu," tutur Benny dalam jumpa pers di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (8/5).
Benny menyampaikan dalam kunjungan itu ia mendapatkan informasi bahwa data di Situng disalin sesuai C1 yang ada. Lalu jika ditemukan kesalahan entri, maka akan diselesaikan lewat rapat pleno yang terbuka dan transparan.
Ia mengingatkan Situng hanya rujukan bagi masyarakat untuk transparansi penghitungan suara dalam Pemilu 2019. Situng bukan hasil akhir yang bakal ditetapkan KPU.
Sehingga jika ada kelompok yang merasa ada kesalahan entri Situng, diharapkan melapor ke KPU, bukan malah meminta Situng ditutup.
"Kalau ada pihak meminta Situng ditutup atau tidak dilanjutkan, Komite I bisa katakan kalau KPU punya sikap transparansi. KPU punya semangat keterbukaan di mana Situng bisa diakses publik, di mana rakyat bisa akses Situng, bisa lakukan pengawasan dan melakukan kontrol," ujar politisi Partai Hanura tersebut.
Sebelumnya, server KPU mendapat kunjungan dari beberapa tokoh nasional. Mahmud MD pernah berkunjung bersama Gerakan Suluh Kebangsaan, lalu ada kunjungan dari Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon dan BPN Prabowo-Sandi, serta Badan Pengawas Pemilu.
Kunjungan itu di tengah banyaknya kesalahan input penghitungan suara yang ditemukan pada Situng. KPU sendiri sudah mengakui ada kesalahan dimaksud dan langsung memperbaiki.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK