PILIHAN
Menanam 'Emas Hijau' di Tanah Nelayan Dabo Singkep
05 Juni 2026
Cek Kosong dan Dongkolnya Prabowo
04 Juni 2026
Peringatan HAKI
Agus: Tak Hanya Sosialisasi, tapi Ubah Sistem Pelayanan Lebih Baik
Agus Rahadjo Ketua KPK
PEKANBARU, riam- Kehadiran Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahadjo pada peresmian Expo Integrity, pagi tadi, Kamis (08/12/2016) menjadi momentum bagi pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan kinerja stakeholder lebih baik.
Karena itu Agus berharap peringatan Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggaran di Provinsi Riau 8-10 Dsember ini dapat mengubah sistem pelayanan menjadi lebih baik kedepannya, tak hanya sekedar sosialisasi.
"Kegiatan ini dihadapkan tidak hanya sekedar sosialisasi saja, tapi proses dan tingkah laku juga diterapkan sehingga setiap akhir tahun bisa melakukan evaluasi. Sama-sama kita ketahui, reformasi birokrasi sekarang ini banyak mengalami tumpang tindih, baik birokrasi, kewenangan, kinerja, budaya kerja yang harus diluruskan dan dilakukan perbaikan," kata Agus.
Dalam membuat laporan, sebaiknya tak terlalu banyak, sebab ini menunjukkan budaya kerja masih rendah. Karena itu kinerja harus betul-betul ditingkatkan, karena banyak daerah yang belanja pegawainya masih kategori tinggi.
"Kalau belanja pegawai masuk kategori tinggi, pasti kinerja pegawainya tidak menjadi efisien," tukasnya.
Menurut dia, dengan jumlah pegawai yang banyak, tentu bisa meningkatkan kinerja. Namun sebaliknya, fakta di lapangan masih banyak ditemukan guru dan polisi yang menyambi.
"Tentu ini salah dan negar aharus turun tangan membenarkannya," ucapnya. (vie)
Karena itu Agus berharap peringatan Hari Anti Korupsi Internasional yang diselenggaran di Provinsi Riau 8-10 Dsember ini dapat mengubah sistem pelayanan menjadi lebih baik kedepannya, tak hanya sekedar sosialisasi.
"Kegiatan ini dihadapkan tidak hanya sekedar sosialisasi saja, tapi proses dan tingkah laku juga diterapkan sehingga setiap akhir tahun bisa melakukan evaluasi. Sama-sama kita ketahui, reformasi birokrasi sekarang ini banyak mengalami tumpang tindih, baik birokrasi, kewenangan, kinerja, budaya kerja yang harus diluruskan dan dilakukan perbaikan," kata Agus.
Dalam membuat laporan, sebaiknya tak terlalu banyak, sebab ini menunjukkan budaya kerja masih rendah. Karena itu kinerja harus betul-betul ditingkatkan, karena banyak daerah yang belanja pegawainya masih kategori tinggi.
"Kalau belanja pegawai masuk kategori tinggi, pasti kinerja pegawainya tidak menjadi efisien," tukasnya.
Menurut dia, dengan jumlah pegawai yang banyak, tentu bisa meningkatkan kinerja. Namun sebaliknya, fakta di lapangan masih banyak ditemukan guru dan polisi yang menyambi.
"Tentu ini salah dan negar aharus turun tangan membenarkannya," ucapnya. (vie)
Berita Lainnya
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing
Sejumlah Serpihan Ditemukan, KRI Nanggala 402 Dinyatakan Tenggelam
Ponpes di Indramayu Laksanakan Salat Tarawih 'Kilat', Pengurus: Ini Sudah Tradisi
Bantu Pencarian KRI Nanggala-402, AS Kirim Pesawat C-17
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Wali Kota Tanjungbalai Syahrial Dibawa KPK ke Jakarta
Ikuti Latihan Penembakan Rudal dan Torpedo, Kapal Selam KRI Nanggala Hilang di Bali Utara
Unggahan Joseph Paul Zhang Diduga Menista Agama, Menag: Masyarakat Jangan Terpancing