PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
BPN Tepis TKN: Tak Ada Keretakan Koalisi Meski Jokowi Berusaha Memecah
Jakarta, Riauin.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menepis Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate, yang menilai ada keretakan di Koalisi Indonesia Adil Makmur. Menurut BPN, tak ada keretakan antara partai politik di koalisi meski TKN dan Jokowi disebut mereka berusaha memecah belah.
"Tidak ada keretakan sama sekali, meski TKN dan Pak Jokowi berusaha dengan sangat sungguh-sungguh untuk memecah belah. Insyaallah semua anggota koalisi tidak goyah dengan upaya itu," kata Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (2/5/2019) malam.
Dahnil juga mengatakan kedatangan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan kewajiban karena AHY diundang. Dia menyatakan BPN percaya penuh dengan Demokrat.
"Kami percaya penuh dengan Demokrat, Mas AHY diundang Pak Jokowi, etika kalau diundang, fardu ain untuk hadir memenuhi undangan. Jadi, kami sangat percaya dengan mitra koalisi kami," ujar Dahnil.
Adapun penilaian keretakan koalisi Indonesia Adil Makmur itu disampaikan Johnny menyusul kedatangan AHY ke Istana untuk bertemu dengan Jokowi. Sekjen NasDem ini menyebut ada isyarat atau pesan yang disampaikan AHY dengan memenuhi undangan untuk bertemu Jokowi.
"Itu menunjukkan perahu koalisi 02 semakin besar keretakannya. Sehingga para penumpang-penumpangnya tidak dalam perahu koalisi atau kru utama koalisi itu sudah mulai beramai-ramai mengambil pelampung penyelamat meninggalkan perahu retak dan bergabung ke kapal kokoh yang sedang berlayar," jelas Johnny.
AHY sendiri bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5) sore. Keduanya melakukan pertemuan empat mata.
Usai pertemuan itu, AHY meminta semua pihak dewasa menyikapi hasil pemilu yang akan diumumkan KPU. Dia juga bicara soal menjadi bagian besar untuk mewujudkan Indonesia yang semakin baik.
"Ini adalah sebagai silaturahim yang kami jalankan setiap saat, Insyaallah. Sebelumnya kan silaturahmi harus dilakukan, komunikasi itu tidak harus selalu bicara komunikasi politik pragmatis tapi juga ada hal-hal besar lainnya," sebut AHY.
"Kita juga selalu harus bisa membangun semangat untuk menjadi bagian besar mewujudkan Indonesia yang semakin baik ke depan," tambah dia.(int/nol)
"Tidak ada keretakan sama sekali, meski TKN dan Pak Jokowi berusaha dengan sangat sungguh-sungguh untuk memecah belah. Insyaallah semua anggota koalisi tidak goyah dengan upaya itu," kata Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (2/5/2019) malam.
Dahnil juga mengatakan kedatangan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan kewajiban karena AHY diundang. Dia menyatakan BPN percaya penuh dengan Demokrat.
"Kami percaya penuh dengan Demokrat, Mas AHY diundang Pak Jokowi, etika kalau diundang, fardu ain untuk hadir memenuhi undangan. Jadi, kami sangat percaya dengan mitra koalisi kami," ujar Dahnil.
Adapun penilaian keretakan koalisi Indonesia Adil Makmur itu disampaikan Johnny menyusul kedatangan AHY ke Istana untuk bertemu dengan Jokowi. Sekjen NasDem ini menyebut ada isyarat atau pesan yang disampaikan AHY dengan memenuhi undangan untuk bertemu Jokowi.
"Itu menunjukkan perahu koalisi 02 semakin besar keretakannya. Sehingga para penumpang-penumpangnya tidak dalam perahu koalisi atau kru utama koalisi itu sudah mulai beramai-ramai mengambil pelampung penyelamat meninggalkan perahu retak dan bergabung ke kapal kokoh yang sedang berlayar," jelas Johnny.
AHY sendiri bertemu dengan Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/5) sore. Keduanya melakukan pertemuan empat mata.
Usai pertemuan itu, AHY meminta semua pihak dewasa menyikapi hasil pemilu yang akan diumumkan KPU. Dia juga bicara soal menjadi bagian besar untuk mewujudkan Indonesia yang semakin baik.
"Ini adalah sebagai silaturahim yang kami jalankan setiap saat, Insyaallah. Sebelumnya kan silaturahmi harus dilakukan, komunikasi itu tidak harus selalu bicara komunikasi politik pragmatis tapi juga ada hal-hal besar lainnya," sebut AHY.
"Kita juga selalu harus bisa membangun semangat untuk menjadi bagian besar mewujudkan Indonesia yang semakin baik ke depan," tambah dia.(int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK