PILIHAN
Mahasiswa KKN Edukasi Etika Bermedia Sosial bagi Siswa SD di Benai Kecil
08 September 2026
Mahasiswa KKN Kelompok 81 Edukasi Anak TK Pentingnya Menabung Sejak Dini
08 September 2026
Dua Srikandi ASN Kuansing Meraih Gelar Doktor
06 September 2026
Enggan Komentar soal Hasil Ijtimak Ulama III, Sandiaga: Saya Bukan Ulama
Tangerang, Riauin.com - Cawapres Sandiaga Uno enggan berkomentar perihal hasil Ijtimak Ulama III yang digelar kemarin di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Sandiaga merasa tak memiliki kapasitas untuk berbicara terkait Ijtimak Ulama.
"Saya bukan ulama, saya nggak berkompetensi untuk menanggapi apa yang sudah ulama sampaikan. Makasih ya," ujar Sandiaga, di ICE BSD, Pagedangan, Tangerang, Banten, Kamis (2/5/2019).
Diberitakan sebelumnya, panitia Ijtimak Ulama III telah memutuskan kesimpulan terkait masalah kecurangan di Pilpres 2019. Hasilnya, ada lima rekomendasi yang disimpulkan di ijtimak ini.
Isi dari rekomendasi itu salah satunya menyebut adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Ijtimak juga mendesak Bawaslu-KPU untuk mendiskualifikasi paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari Pilpres 2019.
"Kepengurusan ijtimak ulama dan tokoh nasional tentang sikap terhadap kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif dalam proses pemilu 2019," ujar Ketua penanggung jawab Ijtimak Ulama III, Yusuf Muhammad Martak, di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5).
Sandiaga sendiri sebelumnya tak menghadiri Ijtimak Ulama III kemarin. Sandiaga mengaku tak diundang. Hal itu berbeda dengan pasangannya, Prabowo Subianto yang diundang ke Ijtimak Ulama. (int/nol)
"Saya bukan ulama, saya nggak berkompetensi untuk menanggapi apa yang sudah ulama sampaikan. Makasih ya," ujar Sandiaga, di ICE BSD, Pagedangan, Tangerang, Banten, Kamis (2/5/2019).
Diberitakan sebelumnya, panitia Ijtimak Ulama III telah memutuskan kesimpulan terkait masalah kecurangan di Pilpres 2019. Hasilnya, ada lima rekomendasi yang disimpulkan di ijtimak ini.
Isi dari rekomendasi itu salah satunya menyebut adanya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam penyelenggaraan Pemilu 2019. Ijtimak juga mendesak Bawaslu-KPU untuk mendiskualifikasi paslon 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dari Pilpres 2019.
"Kepengurusan ijtimak ulama dan tokoh nasional tentang sikap terhadap kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif dalam proses pemilu 2019," ujar Ketua penanggung jawab Ijtimak Ulama III, Yusuf Muhammad Martak, di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/5).
Sandiaga sendiri sebelumnya tak menghadiri Ijtimak Ulama III kemarin. Sandiaga mengaku tak diundang. Hal itu berbeda dengan pasangannya, Prabowo Subianto yang diundang ke Ijtimak Ulama. (int/nol)
Berita Lainnya
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK
Beredar Kabar Bupati Kuansing Nonaktif Bakal Bongkar Dugaan Pungutan PPPK Miliaran Rupiah ke KPK
Menyilangkan Faksi di Hari Merdeka: Rekonsiliasi Politik Kuansing di Lapangan Limuno
PLN UPT Pekanbaru Gelar Simulasi Tanggap Darurat Objek Vital Nasional Sambut Masa Siaga Kemerdekaan RI ke-81
Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Remaja 13 Tahun yang Hanyut di Sungai Siak Depan Taman Singapura
Polisi Masuk Gedung Dewan: Jejak Gelap APBD Kuansing 2025 Mulai Diurai
Validasi Teriakan Aktivis dari Balik Sel: Skandal APBD Kuansing Akhirnya Diusut KPK